Tak Sekadar Corat-Coret, Ini yang Dilakukan Komunitas Doodle Art Yogyakarta
Doodle art atau seni corat-coret ini menjadi kegiatan yang bermanfaat bagi orang-orang yang tergabung dalam komunitas Doodle Art Yogyakarta
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Corat-coret, aktivitas tersebut seolah tampak kurang bermanfaat untuk dilakukan di waktu luang.
Namun di tangan beberapa orang corat-coret atau doodle ini bisa menjadi aktivitas yang produktif.
Doodle art atau seni corat-coret ini menjadi kegiatan yang bermanfaat bagi orang-orang yang tergabung dalam komunitas Doodle Art Yogyakarta (DAY).
Ya, di tangan mereka, coretan bisa menjadi sesuatu yang indah dan bernilai estetik.
"Banyak jenis-jenis atau spesialisasinya. Tidak hanya asal coret," kata Septaraya Rachmadika (20), koordinator DAY kepada Tribun Jogja, pekan lalu.
Menurut pemuda yang akrab disapa Raka tersebut, doodle art memiliki beberapa jenis kategori.
Baca: Google Doodle - Begini Prosedur Montreal Wilder Penfield yang Merevolusi Pengobatan Epilepsi
"Ada yang suka gambar mandala, scramble, hand letter, doodle character, florist atau tumbuhan, ada juga pattern," urai Raka.
"Kalau yang orang banyak tahu yang doodle character ini. Yang gambar monster-monster kecil-kecil lucu itu," sambungnya.
Raka mengaku dirinya lebih banyak membuat hand-lettering dan kaligrafi.
"Masing-masing punya spesialisasinya. Ada yang memang jago di pattern, mandala, atau lainnya. Kalau saya lebih ke hand-lettering," terang pemuda yang kini berprofesi sebagai animator ini.
Raka mengaku, ia menekuni doodle art karena banyak ilmu yang ia dapat.
"Itu tadi, doodle art nggak hanya fokus di satu teknik saja. Saya bisa belajar banyak skill," ujar Raka yang memang hobi menggambar sejak SMP ini.
Baca: Google Doodle 22 Januari - Sergei Eisenstein, Sosok Sutradara FIlm Yang Menggetarkan Dunia
Soal media yang digunakan, menurut Raka, doodle art bisa menggunakan kertas sampai sepatu sebagai medianya. "Banyak, bisa di kertas, tembok, kain, cup kertas, sampai sepatu juga bisa," tutur Raka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/komunitas-doodle-art-yogyakarta_20180217_123730.jpg)