Makan Bergizi Gratis
Kasus Siswa SMP di Sleman Keracunan Makan Bergizi Gratis
Ratusan siswa diduga mengalami keracunan makanan berasal dari 4 sekolah yakni SMP Muhammadiyah 1 Mlati, SMP Muhammadiyah 3 Mlati,
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Iwan Al Khasni
Sleman Tribunjogja.com -- Ratusan siswa diduga mengalami keracunan makanan berasal dari 4 sekolah yakni SMP Muhammadiyah 1 Mlati, SMP Muhammadiyah 3 Mlati, SMP Pamungkas dan SMP Negeri 3 Mlati.
Mayoritas siswa mulai mengalami gejala mual pusing hingga diare pada Rabu (13/8/2025), sehari sebelumnya, mereka mengonsumsi MBG dengan menu rawon.
Para siswa yang bergejala massal ini langsung dibawa ke Puskesmas Mlati 1 dan Puskesmas Mlati II.
Para siswa mendapatkan penangan medis awal.
Siswa yang kondisinya membaik diperbolehkan pulang sedangkan yang membutuhkan penanganan lanjutan dirujuk ke Rumah Sakit.
Biaya Pengobatan Ditanggung Pemerintah
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa telah mengatakan, dalam kasus ini pihaknya fokus untuk menangani para siswa yang bergejala dan membutuhkan penanganan medis.
Mereka mendapat perawatan ya agar terbaik agar lekas sehat dan pulih kembali. Adapun soal biaya pengobatan, sepenuhnya akan ditanggung pemerintah.
"Kita sudah diskusi nanti akan ditanggung oleh BPJS (kesehatan), nanti terkait itu yang mengurusi Dinkes Sleman, Dinas Sosial dan BPJS. Artinya masyarakat tidak dibebankan sedikitpun terkait dengan biaya perawatan," kata Danang.
Periksa Sampel Makanan
Polresta Sleman telah bergerak menangani kasus keracunan massal yang dialami ratusan siswa di Mlati, diduga setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) ini.
Sejauh ini, polisi telah mengambil sampel menu makanan untuk diperiksa di Laboratorium Forensik (Labfor) Semarang dan memeriksa dapur penyedia menu MBG.
Kapolresta Sleman, Kombes Pol Edy Setianto Erning Wibowo mengatakan, penyedia menu MBG sejauh ini bersikap kooperatif.
Adapun sampel makanan, berupa rawon berikut bumbunya, termasuk buah, nasi dan muntahan siswa telah dibawa ke Laboratorium Forensik (Labfor) Semarang untuk diperiksa. Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui penyebab keracunan.
"Kalau itu ada unsur kesengajaan atau ada unsur pidanya, maka kita akan proses," kata Edy.(*)
| Dana Operasional SPPG Makan Bergizi Gratis Tak Boleh Pakai Dana Talangan |
|
|---|
| Dana BGN Telat Cair, SPPG Jambukulon Klaten Henti Operasional Sehari |
|
|---|
| SPPG Ngadirojo Magelang Ditutup, Dugaan Keracunan Santri Ponpes Nurul Ali Diselidiki |
|
|---|
| 4 Kementerian Kunci Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Sorotan ke Kemendagri |
|
|---|
| Kronologi Ratusan Siswa SMA N 1 Yogyakarta Sakit Perut Massal, Diduga karena Ayam Program MBG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Khawatirnya-Orang-Tua-Siswa-di-Sleman-Anaknya-Diduga-Keracunan-Menu-MBG.jpg)