Rekomendasi 5 Toko Batik di Jogja yang Wajib Dikunjungi Wisatawan dan Pecinta Batik
Lebih dari sekadar tempat belanja, toko-toko batik di Jogja menawarkan pengalaman budaya yang otentik.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Suasananya nyaman, modern, namun tetap mempertahankan nuansa etnik Jawa yang kental.
Cocok untuk kalian yang ingin belanja sekaligus menikmati seni dan budaya Jogja dalam satu tempat.
2. Batik Winotosastro - Rumah Batik Tulis Tradisional Khas Jogja
- Lokasi: Jalan Tirtodipuran No. 54, Mantrijeron, Kota Yogyakarta, DIY
- Jam Operasional: 09.00–17.00
Buat pecinta batik tulis klasik, Batik Winotosastro adalah destinasi yang tak boleh dilewatkan.
Berdiri sejak tahun 1940-an, Winotosastro dikenal sebagai pelopor pelestarian batik tulis khas Yogyakarta.
Selain belanja, pengunjung juga bisa mengikuti workshop membatik, mulai dari menggambar pola, mencanting, hingga mewarnai.
Setiap motif yang dihasilkan bukan hanya indah secara visual, tetapi juga mengandung filosofi Jawa yang dalam, seperti motif kawung, parang, hingga truntum.
3. Batik Danar Hadi - Perpaduan Tradisi dan Elegansi Modern
- Lokasi: Malioboro Mall, Lantai Dasar
- Jam Operasional: 10.00–22.00
Jika kalian mencari batik untuk keperluan formal seperti kerja, wisuda, atau acara resmi, maka Batik Danar Hadi adalah pilihannya.
Merek ini sudah dikenal luas sebagai produsen batik berkualitas tinggi dengan desain yang elegan dan modern.
Toko di Malioboro Mall ini menawarkan kenyamanan belanja ala butik, dengan koleksi busana pria dan wanita yang fashionable.
Meski tampil modern, motif-motif yang diangkat tetap mengusung filosofi tradisional, menjadikan Danar Hadi sebagai simbol kemewahan dalam balutan budaya.
4. Batik Plentong - Nuansa Tradisional di Kawasan Tirtodipuran
- Lokasi: Jl. Tirtodipuran No. 48, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, DIY
- Jam Operasional: 08.00–17.00
Berada di kawasan penuh galeri dan kafe seni, Batik Plentong menawarkan suasana toko yang homey dan artistik.
Kalian akan menemukan batik tulis dan cap yang dibuat menggunakan pewarna alami, seperti daun indigo, kulit kayu, dan akar-akaran.
| Update Gunung Merapi Minggu 24 Mei: 25 Kali Gempa Guguran, 9 kali Guguran Lava ke Arah Kali Putih |
|
|---|
| Tak Sesuai Ekspektasi, UMKM di RTP Bulak Tabak Temon Belum Kecipratan Untung dari Embarkasi Haji DIY |
|
|---|
| Nova Arianto Senang PSS Sleman Naik Kasta ke Super League, Singgung Derby DIY Kontra PSIM |
|
|---|
| Korban Tindak Pidana Termasuk Akibat Klitih di DIY Tak Ditanggung BPJS Kesehatan |
|
|---|
| Arya Adrean Pecahkan Rekor Nasional dan Lampaui Rekor SEA Games, Akuatik DIY Beri Bonus Rp20 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Margaria-Batik-X-Enom-Ramaikan-YIA-Kulon-Progo-Lewat-Produk-Batik-Klasik-hingga-Kekinian.jpg)