Warga Temon Kulon Progo Ini Merasa Kena Prank Beras Premium, Waswas Isinya Oplosan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, 26 dari 212 merek beras mengakui telah mengoplos beras yang beredar di masyarakat.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: ribut raharjo
"Proses penarikan sudah dilakukan sejak sepekan lalu," ujar Endang.
Endang mengatakan, pihaknya hingga kini masih memonitor distribusi beras premium bermerek di Kulon Progo. Sedangkan pemeriksaan terhadap kualitas beras premium bermerek menjadi wewenang lembaga lainnya.
Penarikan beras premium bermerek salah satunya dilakukan di Tomira yang berada di Kalurahan Banjararum, Kapanewon Kalibawang.
Pegawai Tomira yang enggan disebutkan namanya mengatakan, beras premium bermerek sudah tidak disediakan di rak penjualan.
"Semua beras premium bermerek sudah ditarik untuk dikembalikan ke distributor," jelas pegawai tersebut.
Seluruh persediaan beras premium bermerek tersebut saat ini berada di gudang Tomira tersebut.
Saat ini, pihak toko tinggal menunggu pengambilan stok beras premium yang ditarik oleh pihak distributor.
Menurut pegawai tersebut, beras premium bermerek yang ditarik termasuk produk yang laris dicari pembeli.
Namun sejak isu beras premium oplosan beredar, minat masyarakat untuk membeli beras tersebut menjadi turun. (tim)
| Titah Sri Sultan HB X: Menu MBG Kering Saat Ramadan Harus Dievaluasi Menyeluruh |
|
|---|
| Orang Tua di Sleman Soroti Menu MBG Kering Ramadan: Gizi Dinilai Kurang, Harga Ditaksir Rp7 Ribuan |
|
|---|
| Menu MBG Kering di Bantul Viral, Klaim Nilai Gizi Sudah Sesuai, Muncul Komplain Kroket Kecut |
|
|---|
| Perlukah MBG Kering Saat Ramadan? Begini Tanggapan Orang Tua Siswa di Yogyakarta |
|
|---|
| Kala Kritik Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Berujung Isu LGBT dan Teror Tengah Malam untuk Ibunda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Produsen-26-Merek-Beras-Akui-Lakukan-Pelanggaran-Mutu-dan-Takaran.jpg)