Terdampak Jalan Tol Jogja-Solo, 294 Makam di Bayen Sleman Direlokasi
Ratusan pusara di dua pemakaman umum padukuhan Bayen, Purwomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman terpaksa direlokasi.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ratusan pusara di dua pemakaman umum padukuhan Bayen, Purwomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman terpaksa direlokasi.
Pemindahan makam karena lokasi dua makam tersebut terdampak trase jalan tol Solo- Jogja yang rencananya membujur sampai bandara YIA.
Proses relokasi melibatkan kepanitiaan warga setempat dan diawali prosesi doa bersama.
"Iya, tadi dimulai pukul 07.00 pagi doa bersama panitia dan yayasan Al-Iswat. Terus dilanjutkan pukul 09.00 mulai penggalian makam," kata Dukuh Bayen, Purwomartani, Mukti Sukandani, sekaligus Juru Bicara pemindahan makam, Senin (14/7/2025).
Sebelum makam digali dan direlokasi, kata dia, pada Jumat (11/7) malam juga telah dilaksanakan pengajian doa bersama, yang diselenggarakan di SD Muhammadiyah Bayen.
Warga, yang mayoritas ahli waris makam Bayen berharap, prosesi pemindahan makam berjalan lancar.
Pelaksanaan pemindahan juga dilakukan dengan mengedepankan kaidah.
"Jadi (harapan kami) tidak ada jenazah yang tertinggal, makanya kami komunikasi dengan yayasan Al Iswat Semarang sebagai pelaksana pemindahan. Itu ya nanti bisa lebih teliti lagi. Jangan sampai ada jasad yang tertinggal," harapnya.
Dua pemakaman
Makam di padukuhan Bayen, Purwomartani ini terdampak proyek jalan tol Jogja Solo, khususnya di paket 2.1 yang membujur dari Purwomartani - Maguwoharjo sepanjang 3,62 kilometer.
Menurut Mukti, proyek jalan bebas hambatan ini menggerus dua pemakaman di Bayen.
Satu komplek pemakaman terkena full dan satu lagi terkena sebagian.
Luas lahan makam yang terdampak lebih kurang 700an meter persegi.
Eksekusi pemindahan makam dikerjakan oleh Yayasan Al Iswat Semarang.
Adapun proses pemindahan dikerjakan mulai hari ini dan direncanakan berlangsung selama empat hari.
Prakiraan Cuaca DI Yogyakarta Hari Ini Kamis 28 Agustus 2025 |
![]() |
---|
Simakjamu Meluncur di DPRD Sleman, Setwan Klaim Tidak Akan Ada Lagi Cerita Kunjungan Fiktif |
![]() |
---|
Lestarikan Permainan Tradisional, Murid PAUD di Sleman Diajak Bermain Dolanan Anak |
![]() |
---|
Sleman Berencana Bentuk Satgas MBG, Cegah Keracunan |
![]() |
---|
Kasus Berulang di Yogyakarta Siswa Keracunan Seusai Menyantap Menu MBG |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.