Selama Libur Sekolah, Gunungkidul Dikunjungi 163.821 Wisatawan 

Dispar Kabupaten Gunungkidul mencatat kunjungan wisata sebanyak 163.821 wisatawan selama periode libur sekolah, mulai 3-13 Juli 2025.

Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting
ANTRE KENDARAAN: Kendaraan pelat Luar daerah mengantre tiket untuk masuk ke kawasan Pantai di TPR Pantai Baron, Selasa (1/4/2025) 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul mencatat kunjungan wisata sebanyak 163.821 wisatawan selama periode libur sekolah, mulai 3-13 Juli 2025.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Dinas Pariwisata Gunungkidul, Supriyanta, mengatakan, jumlah kunjungan tersebut mengalami kenaikan bila dibandingkan hari biasa.

"Selama masa libur lebaran rata-rata kunjungan per hari mencapai 12 ribu wisatawan. Angka ini mengalami kenaikan bila dibandingkan hari biasa yang rata-rata sekitar 5 ribu wisatawan," ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (14/7/2025).

Dia melanjutkan dari angka tersebut, destinasi wisata pantai masih menjadi primadona bagi para pelancong.

Beberapa pantai yang ramai dikunjungi di antaranya Pantai Baron, Pantai Krakal, Pantai Drini, dan Pantai Indrayanti.

"Pantai tetap menjadi tujuan utama wisatawan menghabiskan masa liburan," terang dia.

Selain pantai, sejumlah destinasi alam lain seperti Goa Pindul, Air Terjun Sri Gethuk, hingga Gunung Api Purba Nglanggeran juga tidak luput dari perhatian wisatawan.

Menurutnya, jumlah kunjungan wisatawan kali ini cukup menggembirakan dan ikut menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar destinasi. 

Baca juga: Kunjungan Wisata ke Kabupaten Sleman Tembus 4,2 Juta Orang 

"Tentu kami berharap kunjungan wisata tetap stabil, bahkan meningkat, dengan tetap memperhatikan kenyamanan dan keselamatan pengunjung," jelasnya.

Sementara itu, dia menyebut, total kunjungan wisata selama periode Januari-Juli 2025, mencapai  1.445.761 wisatawan dengan nilai Rp15.111. 937.245.

"Karena, memang untuk libur sekolah kami tidak ada target khusus, semuanya digabung target tahunan, sebesar 3,5 juta wisatawan dengan nilai PAD Rp32 miliar. Harapan kami ini bisa terlampaui, mengingat masih ada beberapa momen libur panjang lagi," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dispar Gunungkidul Oneng Windu menuturkan selama masa libur sekolah pihaknya bersama pengelola destinasi juga melakukan upaya pengawasan dan pengamanan di sejumlah lokasi, mengingat saat ini juga masih ditemukan ubur-ubur di kawasan pantai selatan yang bisa membahayakan pengunjung.

Pihaknya mengimbau wisatawan untuk selalu mematuhi arahan petugas serta memperhatikan informasi terkait kondisi di kawasan wisata, terutama pantai.

"Kami terus mengingatkan agar pengunjung tetap waspada, terutama saat bermain air di pantai. Keselamatan tetap yang utama," tambahnya. (ndg)

 

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved