Wamentan Sudaryono Sebut 212 Perusahaan Diperiksa Terkait Kasus Beras Oplosan
Wamentan menyebut setidaknya ada 212 perusahaan yang sudah dipanggil Bareskrim terkait kasus beras oplosan tersebut.
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Sudaryono, mengatakan bahwa kasus temuan beras oplosan di pasaran saat ini sedang ditangani pihak kepolisian.
Pihaknya menyebut setidaknya ada sebanyak 212 perusahaan yang sudah dipanggil Bareskrim terkait kasus tersebut.
"Sekarang lagi ditangani sama kepolisian. Ada 212 merek dan perusahaan sekarang lagi dipanggil Bareskrim," ucap Sudaryono kepada awak media saat ditemui di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Timur, pada Minggu (13/7/2025).
Sudaryono menyebut kasus beras oplosan itu mencuat setelah ada temuan dari Kementerian Pertanian.
Pihaknya mengaku tidak pandang bulu dan akan menindak tegas siapa saja yang terlibat dalam kecurangan tersebut.
Momen itupun jadi peringatan kepada semua pihak yang berniat ataupun sudah bertindak nakal.
"Kami harus menjaga kepercayaan masyarakat. Makanya harus jadi momen kami tindak tegas supaya semuanya tertib. Ke depan kami ingin tertibkan semua. Mau besar atau kecil (produsennya), siapa yang melanggar semua akan kami tindak. Kami follow up semua," paparnya.
Dia menyampaikan, sebenarnya pengawasan telah dilakukan oleh Badan Pangan dari Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan.
Kendati demikian, pihaknya menyebut akan lebih sering melakukan pemantauan.
Mengingat yang dirugikan dalam kasus tersebut adalah rakyat Indonesia.
"Jadi dengan harga tertentu, kualitas tertentu tertera tapi aslinya tidak begitu. Itu kan sebetulnya yang dirugikan masyarakat. Kalau di situ ada pelanggaran hukum, menari-nari di atas penderitaan rakyat kira-kira selain dosa, kena pidana tidak? Kan pidana, kalau pidana ya harus ada tindakan," jelas dia.
"Karena dengan tindakan tegas selain menindak yang salah, juga memberi peringatan kepada orang lain supaya tidak melakukan tindak pidana kejahatan atau kecurangan," tandasnya. (*)
Ekspor Pertanian Sleman Tembus Rp1,135 Miliar, Wamentan Minta Generasi Muda Tak Gengsi Bertani |
![]() |
---|
Wamentan Sudaryono Sebut Lulusan Polbangtan YOMA Jadi Motor Brigade Pangan di 1.700 Lokasi |
![]() |
---|
Waspada Beras Oplosan, Ancaman Gizi dan Kesehatan di Balik Praktik Curang |
![]() |
---|
Babak Baru Beras Oplosan, Tiga Orang Ditetapkan jadi Tersangka |
![]() |
---|
Proses Hukum Kasus Beras Oplosan Berjalan, Mentan Sebut 10 Perusahaan Terindikasi Terlibat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.