Sikapi Tarif Trump, Pemda DIY Tunggu Hasil Negosiasi Indonesia dengan AS
Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menunggu hasil negosiasi Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) terkait tarif resiprokal Trump.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menunggu hasil negosiasi Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) terkait tarif resiprokal Trump.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Yuna Pancawati, mengatakan Indonesia mengikuti politik luar negeri bebas aktif.
Artinya Indonesia tidak terikat oleh salah satu negara, tetapi berusaha membangun jaringan dan komunikasi dengan negara lain untuk meningkatkan perekonomian masing masing negara.
Selain BRICS, Indonesia juga mengikuti berbagai kerja sama seperti ASEAN, RECP, EFTA, APEC dan masih banyak lagi.
“Dari situ terlihat bahwa Indonesia tidak memihak salah satu negara di dunia. Harapannya semua menjadi mitra perdagangan yang saling menguntungkan,” katanya, Minggu (13/07/2025).
“Dikaitkan tarif resiprokal yang baru baru ini dinyatakan oleh Presiden Trump terkait keikutsertaan Indonesia pada BRICS, Pemda DIY tentunya mengikuti kebijakan dari Pemerintah Pusat dalam implementasinya. Kami percaya Indonesia sudah menyiapkan negosiasi dan diplomasi untuk mencegah mispersepsi posisi Indonesia di BRICS,” sambungnya.
Ia mengakui Amerika Serikat masih menjadi negara tujuan utama ekspor DIY.
Bahkan persentasenya mencapai 41,44 persen dari total ekspor DIY pada Januari-April 2025.
Meski begitu, pihaknya tetap mendorong pelaku usaha untuk ekspor ke negara lain.
Dalam menghadapi tarif Trump, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kadin DIY dalam waktu dekat. Apalagi tarif Trump rencanakan akan berlaku pada 1 Agustus 2025.
“Kami akan berkoordinasi dengan teman-teman Kadin DIY juga, bulan ini (Juli 2025),” ujarnya. (*)
DIY Raih Tiga Kategori Penghargaan di Smart Province 2024, Kolaborasi Pemerintah–Swasta Ditekankan |
![]() |
---|
Pemda DIY Perkuat Ketahanan Pangan melalui Lima Strategi Utama |
![]() |
---|
Pemangkasan Subsidi Rp6,8 Miliar, Bus Trans Jogja Berpotensi Kurangi Jalur dan Jam Operasional |
![]() |
---|
Enam Embung Baru Diusulkan untuk DIY, Ini Daftarnya |
![]() |
---|
Sri Sultan HB X Tegaskan Tak Akan Lobi Pusat Meski Danais DIY Dipangkas, Ini Alasannya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.