Wastra Nusantara Semakin Diminati Penonton Festival Musik

Di Prambanan Jazz 2025 misalnya, anak-anak muda tampil penuh gaya mengenakan padu padan batik, jumputan, dan tenun.

Tayang:
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Yoseph Hary W
Istimewa
WASTRA: Ilustrasi wastra Nusantara yang semakin diminati penonton festival, tidak terkecuali Prambanan Jazz 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Suasana festival musik kini tak hanya diramaikan oleh alunan nada dan cahaya panggung, tetapi juga oleh semaraknya busana tradisional.

Wastra Nusantara, seperti batik dan kain tenun, semakin diminati penonton festival, terutama kalangan muda yang ingin tampil gaya sekaligus menunjukkan kecintaan pada budaya lokal.

Di Prambanan Jazz 2025 misalnya, anak-anak muda tampil penuh gaya mengenakan padu padan batik, jumputan, dan tenun.

Fenomena ini menandai tren positif dalam pelestarian budaya, di mana generasi muda mulai menjadikan busana tradisional sebagai bagian dari ekspresi diri saat menikmati festival musik modern.

Untuk itu, Margaria Group kembali menegaskan komitmennya terhadap pelestarian budaya dan dukungan terhadap industri kreatif tanah air dengan menjadi mitra resmi merchandise Prambanan Jazz 2025.

Kolaborasi ini bukan kali pertama, melainkan bagian dari kerja sama berkelanjutan yang telah terjalin selama bertahun-tahun antara Margaria Group dan penyelenggara Prambanan Jazz.

Sakti Subastian, Vice President of Sales & Marketing Margaria Group, menyatakan bahwa perusahaannya tak hanya menyediakan merchandise resmi, tetapi juga mendukung wardrobe para pengisi acara.

“Kami dukung panitia dari wardrobe dan lainnya. Beberapa pengisi acara juga kami endorse, termasuk Nasida Ria, wardrobenya dari kami,” ungkap Sakti kepada Tribun Jogja, Kamis (10/7/2025).

“Kami mendukung Prambanan Jazz karena kerja sama ini berkesinambungan dari tahun ke tahun,” paparnya.

Tak hanya berfokus pada sisi komersial, Margaria Group juga menjadikan momentum ini untuk mengkampanyekan pelestarian kain tradisional, terutama batik. Dalam rangkaian acara tahun ini, Margaria menginisiasi konten bertema Nonton Prambanan Jazz Pakai Batik yang mendapatkan respons positif dari publik.

“Senang banget lihat banyak yang pakai batik. Ini bagian dari membudayakan penggunaan wastra batik, warisan budaya yang harus kita jaga agar tidak diklaim negara lain,” tambah Sakti.

Sebagai bagian dari kolaborasi spesial, Margaria Group juga menghadirkan sejumlah produk eksklusif seperti totebag Prambanan Jazz yang hanya tersedia di gerai Margaria, khususnya untuk tamu VIP Jazzmine.

“Produk-produk ini, termasuk aksesoris dan kain, hanya bisa didapatkan offline di Margaria. Sekalian kita jalankan kampanye membiasakan anak muda pakai batik, mulai dari celana, obi, sampai aksesoris,” pungkasnya.

Dengan sinergi antara musik dan budaya lokal, kolaborasi ini diharapkan mampu menjangkau generasi muda dan menanamkan kecintaan terhadap kekayaan warisan Indonesia lewat gaya yang modern dan relevan. (Ard)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved