Israel Ancam Serang Langsung Khamenei
Konflik antara Iran dan Israel belum mereda. Kedua negara saling balas serangan.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, BEERSHEBA – Konflik antara Iran dan Israel belum mereda. Kedua negara saling balas serangan.
Iran mengerahkan rudal-rudalan andalannya untuk membombardir Tel Aviv.
Termasuk Rumah Sakit Soroka di Beersheba, selatan Israel, pada Kamis (19/6/2025) kemarin.
Serangan itu menyebabkan puluhan orang luka dan kerusakan cukup parah.
Merespon serangan rudal Iran tersebut, Israel mengeluarkan pernyataan keras.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, bahkan mengancam akan menyerang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, secara langsung.
“Khamenei secara terbuka menyatakan ingin Israel dihancurkan. Dia sendiri yang memberi perintah menyerang rumah sakit,” ujar Katz kepada wartawan seperti yang dikutip dari Kompas.com.
“Orang seperti itu tidak boleh lagi dibiarkan hidup,” imbuhnya.
Diketahui, serangan rudal Iran menghantam Rumah Sakit Soroka di Beersheba, selatan Israel, pada Kamis dan menyebabkan kebakaran hebat serta 40 orang terluka.
Baca juga: Pemerintah Bakal Evakuasi WNI dari Iran dan Israel Lewat Jalur Darat
Iran mengeklaim serangan itu menargetkan pangkalan militer dan intelijen Israel, bukan layanan kesehatan.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan Iran akan “membayar mahal” atas serangan ke rumah sakit tersebut.
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump belum memastikan apakah AS akan bergabung dalam perang secara langsung.
Gedung Putih menyebut Trump akan membuat keputusan dalam dua minggu ke depan, meskipun peluang untuk mengakhiri konflik lewat jalur diplomatik masih dianggap “substantial”.
AS diyakini mempertimbangkan untuk menyerang fasilitas nuklir bawah tanah Iran di Fordo menggunakan bom penghancur bunker canggih, jika terlibat lebih jauh dalam konflik.
Namun, Rusia memperingatkan keterlibatan AS bisa berakibat fatal.
“Intervensi militer AS akan berdampak sangat berbahaya dan tak bisa diprediksi,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, di Moskwa. (*)
| Strategi Pahlavi Cari Simpati dari Presiden AS di Tengah Unjukrasa Besar-besaran di Iran |
|
|---|
| Ketegangan Iran dan AS Meruncing, IRGC Siaga Penuh |
|
|---|
| Iran Siap Perang Jika Diintervensi Amerika Serikat |
|
|---|
| Korban Tewas Protes Anti Pemerintah Iran Tembus 544 Orang |
|
|---|
| Cegah Perang, Netanyahu Minta Putin Sampaikan Pesan Penenang ke Iran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Israel-Serang-Iran-Ayatollah-Seyyed-Ali-Khamenei.jpg)