Iduladha 2025

Kurban Ramah Lingkungan, Masjid UNISA Gunakan Telobag untuk 2.000 Paket Daging

Dalam pelaksanaan Idul Adha tahun ini, masjid tersebut membagikan 2.000 paket daging kurban tanpa kantong plastik, melainkan memakai Telobag

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Yoseph Hary W
Istimewa
TELOBAG: Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menunjukkan paket daging kurban yang dibungkus menggunakan Telobag, kantong ramah lingkungan berbahan dasar pati singkong, di halaman Masjid Walidah Dahlan, Senin (9/6/2025). 

“Kegiatan ini adalah bentuk empati dan kepedulian sosial. Kami ingin ikut merasakan apa yang dirasakan oleh masyarakat, termasuk ojek online, pedagang kaki lima, dan kelompok marjinal lainnya yang mungkin hanya merasakan daging setahun sekali,” ungkap Islamiyatur.

Masjid juga memastikan bahwa proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam. Lima orang juru sembelih dilibatkan, terdiri dari dua orang dari internal UNISA dan tiga orang dari ranting Muhammadiyah mitra.

Seluruh juru sembelih telah bersertifikat halal dari JULEHA (Juru Sembelih Halal) Yogyakarta, memastikan bahwa praktik ibadah kurban dilakukan secara syar’i dan profesional.

Penggunaan Telobag menggantikan kemasan tradisional seperti besek bambu yang sebelumnya masih memerlukan lapisan plastik tambahan. Telobag, meski biayanya lebih mahal, dinilai lebih bersih, praktis, dan tidak mencemari lingkungan.

“Kalau pakai besek, ujung-ujungnya tetap dibungkus plastik. Kalau Telobag, darah tidak merembes, lebih higienis, dan bisa langsung terurai secara alami tanpa merusak lingkungan,” kata Islamiyatur.

Dengan mengusung nilai-nilai keberlanjutan, kolaborasi, dan kepedulian sosial, Masjid Walidah Dahlan UNISA Yogyakarta menjadi teladan dalam pelaksanaan kurban ramah lingkungan, sejalan dengan isu-isu global seperti perubahan iklim dan krisis sampah plastik.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved