Wujud Apresiasi, Pemkot Yogyakarta Bagikan 1.233 Paket Daging Kurban untuk Penggerobak Sampah

Penggerobak sampah dipilih jadi penerima manfaat karena punya peran besar untuk kebersihan Kota Yogyakarta.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Pemkot Yogyakarta
APRESIASI - Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menyerahkan bantuan daging kurban untuk penggerobak, di Balai Kota Yogyakarta, Minggu (8/6/2025). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemkot Yogyakarta membagikan 1.233 paket daging kurban untuk penggerobak sampah, atau transporter, Minggu (8/6/2025).

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menuturkan penggerobak sampah dipilih jadi penerima manfaat karena punya peran besar untuk kebersihan Kota Yogyakarta.

"Saya trenyuh, karena mereka pekerjaan sehari-harinya pengorbanannya sudah tinggi, membersihkan lingkungan, mengambili sampah dari warga," tandasnya.

Oleh sebab itu, Hasto merasa momentum Iduladha menjadi saat yang tepat untuk memberikan apresiasi bagi para transporter di Kota Yogyakarta.

Terlebih, pada tahun ini, Pemkot Yogyakarta mendapat banyak bantuan hewan kurban berupa sapi, mulai dari Presiden RI, Ikatan Notaris Indonesia DIY, Bank BPD DIY, dan lain-lain.

"Jadi, di saat-saat seperti ini, penggerobak sampah perlu diapresiasi lah. Ketika kita ada daging kurban, mereka jadi bagian yang menerima manfaatnya," ungkapnya.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menambahkan transporter merupakan pahlawan kebersihan, sehingga sangat layak mendapatkan apresiasi.

Baca juga: Pasar Gebrag Yogyakarta Wujud Dukungan Bagi UMKM Lokal dan Road To Perseni 2025

Meski tidak seberapa, diharapkan bantuan ini bisa menjadi penguat moral dan semangat penggerobak dalam memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat.

"Masing-masing penggerobak sampah menerima 1,5 kilogram daging. Semoga bantuan daging kurban ini bisa memberikan manfaat untuk penggerobak," ucapnya.

Terang saja, pembagian daging kurban yang dipusatkan di kompleks Balai Kota Yogyakarta itu, mendapat sambutan antusias dari para transporter.

Salah satunya adalah Haryono, yang mengaku bahagia karena di kehidupannya sehari-hari terbilang sangat jarang mengonsumsi daging sapi.

"Rencananya mau dimasak tongseng dan sop, biar bisa untuk makan sekeluarga. Saya di rumah tinggal bareng istri, anak, serta cucu," terangnya.

"Makanya, senang, karena pembagian daging kurban untuk penggerobak ini menandakan kalau pemerintah juga memperhatikan kami," urai Haryono. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved