Realisasi Jogja Outer Ringroad DIY Terganjal, Belum Ada DED dan Pendanaan Pusat
Meskipun usulan trase jalan sudah disusun, pembangunan belum dapat dimulai karena belum tersusunnya DED serta belum ada dana pusat.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta masih menanti kepastian dari pemerintah pusat terkait kelanjutan pembangunan Jogja Outer Ring Road (JORR).
Meskipun usulan trase jalan sudah disusun, pembangunan belum dapat dimulai karena belum tersusunnya Detailed Engineering Design (DED) serta belum adanya alokasi anggaran dari pusat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY, Anna Rina Herbanti, menjelaskan bahwa Pemda DIY telah menyusun usulan trase sepanjang 113,413 kilometer yang terdiri dari enam ruas.
Namun, pelaksanaan fisik baru dapat dilakukan setelah DED disusun dan disetujui.
"Usulan trase sudah ada," ujar Anna, Selasa (3/6/2025).
Enam ruas jalan yang diusulkan dalam rencana Jogja Outer Ring Road (JORR) tersebut mencakup Sentolo–Minggir sepanjang 16,459 kilometer, Minggir–Tempel sepanjang 14,217 kilometer, Tempel–Prambanan sepanjang 35,257 kilometer, Sentolo–Imogiri sepanjang 22 kilometer, Imogiri–Piyungan sepanjang 16,325 kilometer, serta Piyungan–Kalasan sepanjang 9,155 kilometer.
Dari total panjang trase tersebut, masih terdapat 23,005 kilometer yang belum tersambung akibat belum bebasnya lahan di beberapa titik.
Anna menyebut, hingga kini belum tersedia informasi pasti mengenai lokasi trase secara lebih rinci hingga tingkat padukuhan. Menurutnya, hal tersebut baru bisa diketahui setelah penyusunan DED dilakukan.
"Itu masih konsep kelayakan, belum sampai DED, jadi detail lokasinya belum ada," tambahnya.
Selain rincian trase, perencanaan anggaran pun belum dapat disusun. Pemda DIY saat ini masih mengandalkan dana dari pemerintah pusat untuk merealisasikan proyek tersebut. Namun hingga kini, belum ada tindak lanjut resmi yang diterima.
"Belum ada tindak lanjut dari pusat," ujarnya.
Rencana pembangunan JORR menjadi bagian dari respons Pemda DIY terhadap pembangunan jalan tol di wilayah Yogyakarta. Proyek ini diproyeksikan sebagai infrastruktur pendukung untuk meredam potensi kepadatan lalu lintas dari kendaraan yang keluar dari exit tol dan memasuki kawasan perkotaan DIY.
Jogja Outer Ringroad (JORR)
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
Tribunjogja.com
Sentolo
Imogiri
Piyungan
Minggir
Kalasan
Tempel
| Tangkal Dampak Negatif Disrupsi Digital, DIY Implementasikan Pendidikan Khas Kejogjaan di Sekolah |
|
|---|
| Disperindag DIY Pastikan Pabrik Es Kristal di Kalasan Tutup Sementara Imbas Kebocoran Gas Amonia |
|
|---|
| Menanti PSEL 2028 di Tengah Larangan 'Open Dumping' Desember 2026, Pemda DIY Berpacu dengan Waktu |
|
|---|
| Terdampak Perang, Ekspor DIY Secara tahunan Turun 14,61 Persen pada Maret 2026 |
|
|---|
| Kebocoran Gas Amonia Pabrik Es Kristal di Kalasan: Warga Alami Sesak Napas Hingga Ikan di Kolam Mati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kabar-Proyek-Jogja-Outer-Ring-Road-Sepanjang-113413-Km-di-Sleman-dan-Bantul.jpg)