Kenapa Hujan Berbau? Ini Jawabannya
bau hujan tersebut merupakan hasil dari interaksi ozon, bakteri tanah, minyak tumbuhan, dan asam lemak saat hujan turun.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Melansir dari Gramedia Blog, saat petir muncul, petir memecah oksigen dan nitrogen yang ada di udara.
Perpecahan nitrogen dan oksigen yang ada di udara tersebut membentuk nitrit oksida yang kemudian berinteraksi dengan senyawa lainnya di atmosfer.
Setelah itu, ozon dapat menghasilkan bau mirip klorin yang biasa disebut dengan bau hujan.
Adapun nama dari aroma hujan tersebut, yaitu “petrichor” atau dalam bahasa Indonesia adalah “Petrikor.”
Melansir dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), “Petrikor” adalah ‘aroma khas yang diasosiasikan dengan aroma yang keluar saat air hujan membasahi tanah yang kering.” ( MG BENEDICTA FAYOLA )
Baca Juga
| Prakiraan Cuaca DIY Besok Rabu 15 April 2026: Waspada Potensi Hujan Sedang-Lebat di Jogja dan Sleman |
|
|---|
| DIY Masih Turun Hujan, Begini Penjelasan BMKG |
|
|---|
| Gelombang Rossby Ekuatorial Pengaruhi Intensitas Hujan di DIY, Ini Penjelasan BMKG |
|
|---|
| BMKG: DIY Masih Akan Diguyur Hujan di Sepanjang April, Ini Alasannya |
|
|---|
| Dampak Hujan Lebat di Sleman: Empat Rumah di Nogotirto dan Banyuraden Terendam Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Menikmati-minuman-saat-hujan.jpg)