Dari Budidaya Jamur hingga Pelatihan Digital, DIY–Korsel Kerjasama Bangun Desa Masa Depan

Beny menekankan pentingnya sinergi yang telah terjalin sejak 2005 melalui kemitraan sister province antara DIY dan Provinsi Gyeongsangbuk-do

Tayang:
Dok.Istimewa
KERJA SAMA - Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, menyambut Wakil Gubernur Gyeongsangbuk-do, Korea Selatan, Yang Kum-hee, saat kunjungan ke desa percontohan Saemaul di Kapanewon Nanggulan, Kulon Progo, Sabtu (3/5/2025). Kunjungan tersebut mempererat kerja sama pembangunan pedesaan antara DIY dan Korea Selatan. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) menerima kunjungan kerja Wakil Gubernur Gyeongsangbuk-do, Korea Selatan, Yang Kum-hee, sebagai bagian dari penguatan hubungan kerja sama antardaerah.

Kunjungan ini dipandang sebagai momentum penting untuk memperluas kolaborasi strategis, tidak hanya di bidang kebudayaan dan pendidikan, tetapi juga dalam sektor perdagangan dan pariwisata.

Sekretaris Daerah DIY, Beny Suharsono, mewakili Gubernur DIY dalam menyambut delegasi yang dipimpin Wakil Gubernur Yang Kum-hee di Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Sabtu (3/5/2025).

Dalam sambutannya, Beny menekankan pentingnya sinergi yang telah terjalin sejak 2005 melalui kemitraan sister province antara DIY dan Provinsi Gyeongsangbuk-do.

“Kita tidak hanya menyambut kunjungan kehormatan, tetapi juga merayakan persahabatan yang telah berkembang hampir dua dekade. Kerja sama ini tidak bersifat seremonial semata, melainkan telah melahirkan berbagai program nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Beny.

Salah satu bentuk kerja sama paling menonjol adalah implementasi program Saemaul Undong, sebuah gerakan pemberdayaan desa yang diadopsi dari Korea Selatan dan mulai dilaksanakan di DIY sejak 2015.

Program ini dijalankan melalui dukungan Saemaul Foundation dan Yayasan Globalisasi Saemaul Indonesia.

Menurut Beny, gerakan Saemaul sejalan dengan visi Gubernur DIY periode 2022–2027, terutama dalam agenda reformasi kalurahan dan penguatan kawasan selatan.

“Pemberdayaan dari pinggiran bukan sekadar jargon. Itu harus terwujud melalui langkah nyata, partisipatif, dan inklusif,” ujarnya.

Baca juga: Gedung Baru Mapolda DIY Akan Dibangun di Lahan Kasultanan Seluas 7,5 Hektar di Godean

Di wilayah Kulon Progo, program Saemaul difokuskan di Kapanewon Nanggulan.

Kegiatan yang dilaksanakan mencakup budidaya jamur, penguatan sektor pertanian, pelatihan komputer, hingga kursus bahasa Korea secara gratis.

Beny menilai upaya tersebut memberikan nilai tambah dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat akar rumput.

Dalam kunjungan itu, Wakil Gubernur Gyeongsangbuk-do beserta rombongan juga menyempatkan diri meninjau kantor perwakilan Saemaul Foundation serta Saemaul Jamur Center di Kulon Progo.

Di sela agenda kunjungan, mereka menyerahkan bantuan peralatan sekolah untuk TK dan SLB PGRI Nanggulan.

Yang Kum-hee mengaku terkesan dengan sambutan hangat yang diterima dari masyarakat DIY, khususnya di Nanggulan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved