DPC PDIP Kulon Progo Bentuk Pengurus PAC Baru, Jadi Penguatan dan Penyegaran Struktur Organisasi
Musancab digelar untuk membentuk kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang baru di setiap kapanewon di Kulon Progo
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kulon Progo menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) pada Minggu (03/04/2026). Kegiatan ini dihadiri seluruh kader PDIP.
Ketua DPC PDIP Kulon Progo, Fajar Gegana, menjelaskan Musancab digelar untuk membentuk kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang baru di setiap kapanewon.
"Pembentukan tersebut menjadi langkah penting dalam penguatan struktur partai," jelas Fajar.
Ia menyampaikan bahwa Musancab menjadi kelanjutan dari tahapan formal partai usai pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab).
Sesuai regulasi, Musancab difokuskan pada pengisian struktur di tingkat PAC.
Menurut Fajar, seluruh tahapan soal susunan pengurus jadi kewenangan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DIY.
Seperti penjaringan, uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), hingga pengambilan keputusan.
"Kami di DPC berperan sebagai fasilitator penyelenggaraan kegiatan di wilayah masing-masing," ujarnya.
Fajar pun memastikan bahwa Musancab dalam kondisi siap digelar karena jumlah peserta sudah memenuhi syarat.
Adapun kehadiran para kader di Kantor DPC PDIP Kulon Progo sudah mendekati 100 persen.
Ia berharap dengan terbentuknya kepengurusan PAC yang baru akan membuat struktur PDIP Kulon Progo semakin solid dalam menjalankan mesin partai.
Termasuk dalam menghadapi sejumlah agenda politik di Kulon Progo ke depannya.
"Setelah seluruh tahapan terlewati, nanti DPD bisa segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) bagi kepengurusan seluruh PAC yang baru," kata Fajar.
Baca juga: Kado Istimewa untuk Kulon Progo pada Hardiknas 2026, Satu Putra Daerah Jadi Juara di Ajang Dunia
Siapkan Kader Terbaik
Musancab PDIP Kulon Progo dihadiri pula oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Bidang Pemuda dan Olahraga, Maria Yohana (MY) Esti Wijayati.
Ia mengatakan jika Musancab menjadi bentuk konsolidasi partai rutin.
| Kampanyekan Makanan Pendamping Beras, DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta Gelar Lomba Memasak |
|
|---|
| Demi Atasi Stunting, DPC PDIP Kota Yogyakarta Dukung Alokasi Danais Rp120 Juta per Kelurahan |
|
|---|
| Eko Suwanto Sebut BKK Danais Rp41 Miliar untuk Kota Yogyakarta, Atasi Stunting dan Sampah |
|
|---|
| Eko Suwanto Dorong Peningkatan BKK Danais untuk Kelurahan dan Kelurahan |
|
|---|
| Perkuat Struktur Partai, DPD PDI Perjuangan DIY Gelar Musancab Serentak: Jaga Soliditas Kader |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260305-My-Esti-Wijayati-dan-Fajar-Gegana.jpg)