Seorang Pelajar Terseret Arus di Pantai Parangtritis Bantul Usai Nekat Main Air di Area Rip Current

Korban terlalu asik bermain air dan tidak sadar terseret arus ke tengah lalu tenggelam di Pantai Parangtritis Bantul

Tayang:
pixabay.com
ILUSTRASI - Korban Tenggelam 
Ringkasan Berita:
  • Seorang pelajar asal Sragen Jawa Tengah terseret arus ombak di Pantai Parangtritis, Bantul
  • Korban terlalu asik bermain air dan tidak sadar terseret arus ke tengah, sehingga tenggelam di Pantai Parangtritis
  • Petugas jaga yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan, beruntung korban bisa diselamatkan

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kecelakaan (Laka) laut kembali terjadi di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Kali ini menimpa seorang pelajar asal Sragen, Jawa Tengah, Senin (4/5/2026) pukul 14.30 WIB.

Koordinator Jogo Segoro Wilayah Pantai Parangtritis-Depok, M Arif Nugraha, menyebut korban merupakan pelajar laki-laki berinisial BES (17), asal Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

"Sebelum kejadian, sekitar pukul 14.00 WIB, korban tiba di Pantai Parangtritis bersama rombongan dan bermain air di area rip current," ucapnya, saat dikonfirmasi. 

Kronologi

Arif menuturkan terkait kronologi laka laut tersebut. 

Ia menuturkan, saat itu korban terlalu asik bermain air dan tidak sadar terseret arus ke tengah.

Sehingga korban terseret arus dan tenggelam di Pantai Parangtritis

Petugas jaga yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan.

Baca juga: Satu Rumah di Bantul Terbakar, Diduga Berawal dari Korek Api

Tak lama kemudian, korban berhasil dilakukan evakuasi.

Namun, dikarenakan tubuh korban lemas, sehingga dilarikan ke Klinik Dharma Husada.

"Dikarenakan korban membutuhkan penanganan lebih lanjut, sehingga dibawa ke RS Panembahan Senopati," jelasnya.

Peristiwa Serupa 

Sehari sebelumnya, Minggu (3/5/2026) laka laut juga terjadi di Pantai Parangtritis dan menghanyutkan empat wisatawan asal Temanggung, Jawa Tengah, dikarenakan bermain air di area rip current. 

Empat wisatawan tersebut berinisial BA (28), AS (24), FR (30), dan M (30). Mereka merupakan laki-laki yang bekerja sebagai buruh.

"Empat wisatawan itu telah tertolong selamat," tutup dia.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved