Rencana Bikin Sirkuit Permanen Balap Motor, IMI DIY Bidik Lahan di Sleman hingga Bantul

Ketua Umum IMI DIY KPH Purbodiningrat, menjelaskan bahwa, salah satu opsi lahan yang dipertimbangkan untuk bisa dijadikan sirkuit balap motor permanen

Tayang:
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUN JOGJA / Almurfi Syofyan
SIRKUIT BALAP: Ketua Umum Pengda IMI DIY, KPH Purbodiningrat saat ditemui di Bangsal Kepatihan, Kantor Gubernur DIY beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengda Ikatan Motor Indonesia (IMI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah membidik lahan di Kabupaten Sleman atau Kabupaten Bantul untuk dijadikan sirkuit balap motor permanen.

Asal tahu saja, di DIY hingga saat ini belum ada sirkuit balap motor yang memadai. Sehingga, para pembalap asal DIY sering berlatih di provinsi tetangga dan itu membuat pembengkakan dalam segi akomodasi.

Ketua Umum IMI DIY KPH Purbodiningrat, menjelaskan bahwa, salah satu opsi lahan yang dipertimbangkan untuk bisa dijadikan sirkuit balap motor permanen itu adalah dengan memanfaatkan lahan Sultan Ground (SG) atau turunannya Tanah Kas Desa (TKD).

Adapun kebutuhan lahan untuk membangun sirkuit balap motor tersebut cukup besar kurang lebih seluas 10 sampai 15 hektar.

"Kalau luas dan sebesar itu adanya di Sleman dan Bantul. Kalau Gunungkidul kurang ideal karena aksesnya ke sana masih sedikit susah," ujarnya, Selasa (22/4/2025).

Pertimbangan Pengda IMI DIY untuk mengusakan berdirinya sirkuit balap motor permanen di DIY mengingat banyaknya pembalap DIY yang berprestasi di kancah nasional hingga internasional.

Selain itu, dengan adanya sirkuit permanen juga dapat semakin menggelorakan sport tourism di DIY.

Dia pun berharap dengan berdirinya sirkuit permanen nanti, prestasi para pembalap-pembalap DIY itu bisa lebih meningkat dan pada akhirnya akan mengharumkan nama DIY.

"Maka dari itu, untuk saat ini pihak Pengda IMI DIJ sedang terus berusaha mencari lahan untuk bisa dijadikan sebagai calon sirkuit permanen tersebut," tambahnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved