Produsen Optimistis Kuasai 10 Persen Segmen Pasar Sepeda Motor Listrik di DIY
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi salah satu wilayah dengan ekosistem kendaraan listrik yang memadai.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- DIY menjadi salah satu wilayah dengan ekosistem kendaraan listrik yang memadai.
- Produsen sepeda motor listrik optimis mampu mengambil alih sekitar 10 persen segmen pasar sepeda motor di DIY.
- Menurut data, dari lima kabupaten/kota di DIY, Kabupaten Sleman menjadi daerah berpotensi besar untuk pemasaran sepeda listrik.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi satu dari wilayah dengan ekosistem kendaraan listrik yang memadai.
Tak heran para produsen sepeda motor listrik optimistis mampu mengambil alih sekitar 10 persen segmen pasar sepeda motor di DIY.
Dari lima kabupaten/kota di DIY, Kabupaten Sleman menjadi daerah berpotensi besar untuk pemasaran sepeda listrik.
Optimisme ini diungkapkan President Director Sumber Baru Group, Hendra Kurniawan seagai pemegang hak tunggal pemasaran produk sepeda motor listrik keluaran perusahaan otomotif terintegrasi terbesar di Indonesia, Indomobil Group.
"Sama seperti kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) roda empat, potensi pasar untuk sepeda motor listrik di Yogyakarta masih sangat besar,” katanya, di sela-sela Indomobil Expo “EVperience’ di Pakuwon Mall, Jumat (15/5/2026).
Menurutnya dari data penjualan sepeda motor konvesional atau berbahan bakar minyak sebanyak 6-7 ribu uni perbulan.
Hendra meyakini potensi pasar sepeda motor listrik selama 2026 akan mampu menguasai 10 persennya atau kisaran 600 unit laku terjual.
Saat ini menurutnya, Sleman masih menjadi daerah paling tinggi potensinya untuk digarap.
Selain karena jumlah populasinya terbanyak dibanding daerah lain, tingkat perekonomian yang lebih baik menjadi alasan pasar sepeda motor listrik di Sleman perlu digarap maksimal.
"Namun saya optimis perkembangan sepeda motor listrik di kawasan pinggiran akan membesar seiring naiknya pendapatan masyarakat. Tak hanya itu, ketersediaan infrastruktur yang terus dikebut negara, semisal tersediannya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menjadi faktor pendukung terpenting,” jelas Hendra.
Tak hanya itu, Hedra menegaskan kelebihan dari sisi biaya yang lebih murah dibandingkan kendaraan kovensional akan menjadi alasan masyarakat untuk mengubah gaya hidup dalam bertransportasi.
Dia menggambarkan, dari sisi bahan bakar penggerak, sepeda motor listrik mampu menghemat pengualan lebih dari 80 persen dalam sebulan.
Ini masih belum ditambah dengan biaya perawatan dan pajak kendaraan yang nilainya bisa murah 70 persen.
Sesuai dengan masyarakat Yogyakarta
Dalam paparannya, CEO PT. Indomobil International, Pius Wirawan, menegaskan kehadiran berbagai produk Indomobil eMotor sesuai dengan masyarakat Yogyakarta yang dikenal dinamis, kreatif, dan terbuka terhadap perkembangan teknologi.
“Termasuk kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas masa kini yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Seluruh produk Indomobil eMotor menjadi langkah kami untuk semakin dekat dengan masyarakat dan menghadirkan solusi mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan konsumen masa kini,” jelasnya.
| Prakiraan Cuaca Jumat 15 Mei 2026, Hujan Guyur Sebagian Besar Wilayah DIY |
|
|---|
| Jadwal dan Waktu Salat Sleman Jogja Gunungkidul Hari Jumat 15 Mei 2026 |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca DIY Esok Hari Jumat 15 Mei 2026: Potensi Hujan Ringan hingga Sedang |
|
|---|
| Long Weekend Peringatan Kenaikan Yesus Kristus, 14 Ribu Penumpang KA Turun di Stasiun Yogyakarta |
|
|---|
| Jejak Rasa di Selatan Yogyakarta: Menyesap Gurihnya Kaldu Gajih di Soto Sapi Mbah Tirto |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Deretan-jenis-sepeda-motor-listrik-yang-siap-dipasarkan-di-DIY-untuk-kalangan-ibu-ibu-dan-pelajar.jpg)