Pemkab Sleman Fasilitasi Pinjaman Modal Bagi Calon Pekerja Migran
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman memberikan fasilitas pinjaman modal bagi calon pekerja migran.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bekerja di luar negeri, dengan menjadi pekerja migran Indonesia, kerap kali menawarkan gaji yang tinggi.
Tetapi seringkali terkendala modal untuk biaya administrasi hingga keberangkatan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman memberikan fasilitas pinjaman modal bagi calon pekerja migran.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman, Sutiasih, mengatakan Pemkab Sleman sudah cukup bagus dalam memberikan pelayanan kepada warganya, termasuk bagi calon pekerja migran yang hendak bekerja di luar negeri.
Mereka yang tidak mempunyai modal, bisa mengajukan pinjaman ke Pemerintah Kabupaten.
"Kalau sudah pasti berangkat dan tidak punya modal, bisa mengajukan pinjaman ke Pemda (Sleman). Maksimal Rp30 juta," katanya, dikutip senin (14/4/2025).
Anggaran pinjaman tersebut, bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sleman.
Menurut Asih, pinjaman tersebut berbunga rendah. Bahkan pinjaman pokoknya baru diangsur setelah empat bulan peminjaman.
Baca juga: Diundang Sri Sultan HB X Bahas Infrastruktur DI Yogyakarta, Ini Kata Bupati Bantul dan Sleman
Ia berharap melalui bantuan tersebut, dapat memudahkan masyarakat yang ingin berangkat kerja ke luar negeri melalui jalur resmi. Tidak perlu meminjam uang ke calo.
Asih juga mengingatkan warga Sleman yang hendak bekerja di luar negeri agar mengakses jalur legal atau prosedur resmi.
Hal ini penting, agar WNI tetap terlindungi secara hukum dan mendapatkan hak-haknya selama bekerja di luar negeri.
Mengingat, pekerja migran tanpa prosedur resmi sangat rentan mengalami pelbagai permalasahan seperti exploitasi, pemutusan komunikasi hingga tidak mendapatkan upah yang dijanjikan.
Apalagi, belakangan marak kasus penipuan dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di negara-negara tetangga seperti Kamboja hingga Myanmar.
"Saya merekomendasikan kalau bekerja ke luar negeri di Jepang. Karena di sana lebih menghormati tenaga asing. Dan mendidik juga tentang kedisiplinan," kata dia.(*)
| Bunyi Sirine Memecah Keheningan, Para Siswa Merunduk Melindungi Kepala saat Gempa Mengguncang |
|
|---|
| BGN DIY Ancam Beri Sanksi Suspend Dapur MBG di Sleman yang Belum Kantongi SLHS |
|
|---|
| Pemkab Sleman Larang Buang Limbah Jeroan dan Darah Hewan Kurban ke Sungai |
|
|---|
| Buruh Harian Lepas di Sleman Nekat Bawa Kabur Inventaris Kos Senilai Jutaan Rupiah |
|
|---|
| Gelandang Asal Prancis Frederic Injai Pastikan Masih Bertahan bersama PSS Sleman Musim Depan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kepala-dinas-tenaga-kerja-dinnaker-sleman-sutiasih.jpg)