Okupansi Hotel DIY Saat Lebaran 2025 Turun Drastis, Kisaran 60 Persen
Tingkat keterisian hotel dan restoran di Daerah Istimewa Yogyakarta selama masa libur Lebaran 2025 turun drastis
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
Sementara itu, Dinas Pariwisata DIY menyatakan masih menunggu data resmi terkait jumlah kunjungan wisatawan selama periode libur Lebaran 2025.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi, menyampaikan bahwa hingga 2 April 2025, pihaknya belum memiliki angka pasti mengenai pergerakan wisatawan di wilayah ini.
“Belum ada data, mudah-mudahan tanggal 8 April sore kami sudah memiliki gambaran,” kata Imam.
Lebaran setiap tahun memang menjadi momentum meningkatnya mobilitas wisatawan ke Yogyakarta.
Destinasi unggulan seperti Malioboro, Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Pantai Parangtritis, serta kawasan wisata di Sleman, Bantul, dan Gunungkidul, menjadi daya tarik utama.
Meski demikian, Imam menilai masih terlalu dini untuk membandingkan kondisi tahun ini dengan libur Lebaran tahun lalu.
Baca juga: Merapat! KAI Beri Diskon Tiket hingga 25 persen untuk Keberangkatan 8–11 April 2025, Cek Daftarnya!
Untuk menghadapi potensi peningkatan jumlah pengunjung, pengelola destinasi wisata telah melakukan berbagai persiapan.
Dinas Pariwisata DIY bersama Dinas Perhubungan juga telah berkoordinasi dalam pengelolaan arus lalu lintas dan aksesibilitas menuju lokasi wisata.
Tahun lalu, sektor pariwisata DIY mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah kunjungan, seiring membaiknya situasi pandemi dan pulihnya minat masyarakat untuk bepergian.
Dengan libur panjang yang kembali terjadi bersamaan dengan momentum Lebaran, harapan akan peningkatan kunjungan tetap terbuka.
Pemerintah daerah pun terus mengimbau wisatawan untuk menjaga kebersihan dan ketertiban selama berada di lokasi wisata.
Data resmi kunjungan wisatawan akan dirilis oleh Dinas Pariwisata DIY pada 8 April mendatang dan akan menjadi acuan penting untuk mengevaluasi kinerja sektor pariwisata daerah ini sepanjang musim libur Lebaran 2025. (han)
| PHRI DIY Targetkan Okupansi 85 Persen pada Triwulan II 2026 |
|
|---|
| PHRI DIY Dorong Pemerintah Daerah Gelar Event Berskala Nasional untuk Dongkrak Okupansi Hotel |
|
|---|
| Jogja 10K 2026 Kerek Okupansi Hotel Dekati 100 Persen, Buktikan Daya Tarik 'Sport Tourism' Inklusif |
|
|---|
| Harga Tiket Pesawat Naik, PHRI Kulon Progo Khawatirkan Dampaknya Pada Okupansi |
|
|---|
| Okupansi Hotel di Jogja selama Long Weekend Paskah Tak Sesuai Harapan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ketua-PHRI-DIY-Deddy-Pranowo-Eryono-1682024.jpg)