Berita Kriminal

Dua Kasus Pencurian di Bantul, Maling Bobol Rumah Kosong Bawa Kabur Laptop dan Uang

Korban hendak menggunakan laptopnya, namun ketika itu korban mendapati bahwa laptop yang semula di taruh di bawah meja di dalam kamarnya tidak ada

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh
MALING BERAKSI: Ilustrasi pencurian. Dua kasus pencurian terjadi di Bantul dan dilaporkan ke kepolisian pada Minggu (6/4/2025). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dua kasus pencurian baru saja terjadi di Kabupaten Bantul saat momen Lebaran Idulfitri 2025. Dua kasus itu terjadi di lokasi dan waktu yang berbeda. 

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana mengungkapkan, kejadian pencurian pertama terjadi di Kalurahan Ringinharjo, Kapanewon Bantul pada Jumat (4/4/2025) dan kasus kedua di Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (6/4/2025).

"Untuk kejadian pertama dialami oleh korban FR (29), warga Kalurahan Ringinharjo. Pelaku pencurian tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pencarian," katanya kepada awak media.

Kasus itu terjadi saat korban dan keluarga menghadiri acara di Solo, Jawa Tengah. Lalu, sekira pukul 18.30 WIB, korban dan keluarga korban pulang ke rumah, namun belum menyadari bahwa telah terjadi pencurian.

"Lalu, sekira pukul 22.00 WIB, korban hendak menggunakan laptopnya, namun ketika itu korban mendapati bahwa laptop yang semula di taruh di bawah meja di dalam kamarnya tidak ada," tuturnya.

Korban langsung melihat CCTV rumahnya dan mendapati bahwa telah terjadi pencurian. Adapun pelaku tersebut adalah seorang perempuan dan seorang laki-laki berusia muda atau sekitar 28-30 tahun.

"Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian senilai Rp11.300.000 dan melaporkan ke Polsek Bantul pada Minggu (6/4/2025) untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," urai Jeffry.

Sementara itu, kasus kedua terjadi di rumah milik DN (39), warga Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (6/4/2025). Sebelum kejadian, pada hari yang sama sekira pukul 10.00 WIB, pemilik rumah dan istri meninggalkan rumah dengan keadaan dikunci dikarenakan ada agenda syawalan. 

"Sekira pukul 11.30 WIB, tiba-tiba pemilik rumah dihubungi oleh tetangganya bahwa ada pecurian di rumah DN. DN pun bergegas pulang ke rumah," katanya.

Saat sampai di rumah, DN mendapati pintu gerbang rumah sudah dalam posisi terbuka dan gembok gerbang tersebut sudah tidak ada. Kemudian, pintu utama rumahnya sudah dalam posisi terbuka dan ada bekas congkelan.

"Setelah itu DN masuk ke rumah untuk mengecek barang- barang miliknya dan mendapati satu tas ransel warna hitam yang berisi laptop Merk Asus warna Silver 14 Inc dan uang tunai Rp3.030.000 yang diletakkan di atas meja kerja ruang tamu sudah tidak ada pada tempatnya semula (hilang)," beber Jeffry.

Dengan adanya kejadian tersebut DN mengalami kerugian sebesar Rp6.630.000 kemudian melaporkan ke Polsek Sewon guna pengusutan lebih lanjut.

"Dari situ kemudian, polisi berhasil menemukan identitas pelaku tersebut tak lain seorang laki-laki inisial IP (42), warga Bandung, Jawa Barat. Saat ini, kasus tersebut masuk dalam penyelidikan lebih lanjut," tandasnya.(nei)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved