Pasrah, Warga Imogiri Bantul Anggap Banjir Kali Celeng Jadi "Kado Indah" Jelang Lebaran

Pranuju mengatakan banjir luapan Kali Celeng setidaknya terjadi setiap 5 tahun sekali.

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
SURUT : Pranuju menunjukkan bekas batas air banjir yang menerjang rumahnya di Padukuhan Tilaman, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul, Jumat (28/03/2025) malam lalu. Banjir disebabkan oleh luapan Kali Celeng akibat hujan deras semalaman. 

Padahal, ia sudah berencana hendak memanen sereh miliknya tersebut sebagai tambahan penghasilan. Rencananya sereh akan dia panen usai Lebaran.

"Saya bilang sama istri mau panennya setelah Lebaran saja, eh malah kejadian seperti ini," kata Wahyu yang sudah menetap di situ sejak tahun 1998.

Meski begitu ia sudah memahami risiko tinggal di dekat sungai, apalagi bukan sekali ini saja banjir terjadi. Bahkan ia menilai banjir kemarin masih cukup wajar walau tetap menimbulkan kerusakan.

Wahyu pun yakin ia tetap bisa memanen sereh yang sudah ditanamnya. Meski ia tidak tahu bagaimana kualitas hasil panennya setelah terkena banjir.

"Ya tidak apa-apa lah mungkin memang belum rezekinya, siapa tahu nanti ditambah rezekinya, yang jelas saya harus tetap berusaha dan semangat," ujarnya.(alx)
 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved