Jogja Memanggil Turun ke Jalan
Massa Jogja Memanggil Bertahan di Depan Istana Gedung Agung Yogyakarta Hingga Malam Hari
Mereka terus berorasi menginginkan pencabutan revisi UU TNI yang belum lama ini disahkan oleh DPR RI.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Massa dari aliansi Jogja Memanggil masih bertahan di depan Istana Kepresidenan Gedung Agung Yogyakarta, Kamis (27/3/2025) malam pukul 20.29 WIB.
Mereka terus berorasi menginginkan pencabutan revisi UU TNI yang belum lama ini disahkan oleh DPR RI.
Mereka menilai revisi UU TNI akan mengkerdilkan hak-hak sipil, karena keterlibatan TNI aktif di beberapa lembaga pemerintahan.
Massa yang hadir sejak Kamis sore sekitar pukul 15.30 WIB itu tetap menyuarakan aspirasinya, dengan sesekali bernyanyi untuk menjaga semangat pergerakan.
Terpantau aparat kepolisian juga berjaga-jaga di depan Istana Gedung Agung, juga di sekitaran kawasan Titik Nol Km Yogyakarta.
Massa aliansi Jogja Memanggil juga terlihat memasang sejumlah spanduk dan banner bertuliskan kritikan terhadap rezim Prabowo Subianto.
Salah satu pesan yang ingin disampaikan dalam spanduk itu di antaranya memuat tulisan "Seret Militer ke Barak".
Spanduk itu juga menggambarkan seorang petani dan warga sipil menyeret sosok berbaju loreng ala TNI. (*)
MASSA JOGJA MEMANGGIL BERTAHAN HINGGA MALAM |
![]() |
---|
Massa Aksi di Titik Nol Kilometer Yogyakarta Bubarkan Diri, Arus Lalu Lintas Ramai Lancar |
![]() |
---|
Massa Jogja Memanggil Soroti Tindak Represif Aparat Keamanan hingga Sejumlah Teror |
![]() |
---|
Massa Jogja Memanggil Kembali Turun ke Jalan, Gelar Panggung Demokrasi di Titik Nol Km Yogyakarta |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.