Efektif Mulai Bekerja, Bupati Sleman Harda Kiswaya Pimpin Upacara hingga Terima Tamu Mitra Kerja
Bupati Sleman Harda Kiswaya menjadi inspektur upacara bendera di lapangan Pemda Sleman pada hari ini Senin 3 Maret 2025.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bupati Sleman Harda Kiswaya menjadi inspektur upacara bendera di lapangan Pemda Sleman pada hari ini Senin 3 Maret 2025.
Agenda ini merupakan agenda pertama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman setelah Harda dilantik menjadi Bupati.
Sebab, pascapelantikan, Kepala Daerah harus langsung mengikuti retreat atau pembekalan yang diselenggarakan di Akmil Magelang pada 21-28 Februari.
Adapun upacara bendera hari ini dalam rangka peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara, Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja, Satuan Perlindungan Masyarakat dan Hari Ulang Tahun Pemadam Kebakaran.
Dalam amanatnya, Bupati Sleman berharap Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran dapat semakin solid dan profesional dalam mengemban tugas serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.
"Ke depan Satpol PP diharapkan untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kedekatan dengan masyarakat agar tugas yang diemban dapat dijalankan dengan lebih baik," katanya.
Adapun bagi Satuan Perlindungan Masyarakat atau Linmas, Bupati berharap agar Linmas terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak serta meningkatkan kapasitas dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.
Upacara ini diselenggarakan juga dalam rangka peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara untuk memperingati momentum bersejarah yakni Peristiwa Serangan Umum 1 Maret tahun 1949.
Baca juga: Bupati Sleman Harda Kiswaya Akan Pelajari APBD 2025 Sebelum Laksanakan Program Prioritas
Menurut Harda, peristiwa bersejarah tersebut mampu menegakkan kembali eksistensi dan kedaulatan Negara Indonesia di dunia internasional.
Momentum tersebut juga berhasil menyatukan kembali kesadaran dan semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
"Peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 yang terjadi di Yogyakarta menjadi bukti nyata perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan eksistensi dan kedaulatan Negara Indonesia ke dunia internasional," paparnya.
Selepas upacara, orang nomor satu di bumi Sembada itu langsung menuju kantor dan menerima sejumlah tamu yang sudah mengantre sejak pagi.
Sejumlah tamu yang datang mulai dari DPRD Sleman, masyarakat hingga kepala kantor instansi vertikal yang ada di Kabupaten Sleman.
Harda mengungkapkan, ada dua program yang akan menjadi prioritas di tahun pertama kepemimpinannya.
Yaitu mengatasi persoalan sampah dan memperbaiki jalan rusak.
| Bupati Harda dan Wabup Danang Gelar Open House Lebaran di Kediaman Masing-masing |
|
|---|
| Bupati Sleman Wanti-wanti Pelaku Usaha Jangan Ada Nuthuk Harga |
|
|---|
| Hemat Anggaran, Pilur Serentak di Sleman Direncanakan Kembali ke Coblosan, Tak Lagi E-voting |
|
|---|
| Peringati Nuzulul Quran, Bupati Sleman Ajak Masyarakat Tingkatkan Ketakwaan dan Perilaku Sosial |
|
|---|
| Enam Jabatan Lurah di Sleman Kosong, Pemkab Terapkan Mekanisme PAW |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bupati-Sleman-Harda-Kiswaya-menerima-tamu-di-kantornya.jpg)