Setelah Isi Retret Kepala Daerah, Presiden Prabowo Tinggalkan Akmil Magelang

Presiden Prabowo Subianto meninggalkan Akmil Magelang setelah mengisi kegiatan retret kepala daerah dan wakil kepala daerah

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
KOMPAS.com/Egadia Birru
RETRET KEPALA DAERAH : Presiden Prabowo Subianto (duduk kanan depan) menaiki mobil golf yang dikemudikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di area gedung AH Nasution, Jumat (28/2/2025). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Presiden Prabowo Subianto meninggalkan Akmil Magelang setelah mengisi kegiatan retret kepala daerah dan wakil kepala daerah pada Jumat (28/2/2025) siang.

Presiden Prabowo meninggalkan kawasan Akmil Magelang dengan mengendarai  mobil dinas Maung-nya.

Sebelum meninggalkan Akmil Magelang, Presiden Prabowo menumpangi mobil golf yang dikemudikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui area gedung AH Nasution pukul 12.44 WIB.

Setelah itu, Presiden Prabowo langsung naik ke mobil Maung yang sudah menunggunya.

Presiden dan rombongan akhirnya meninggalkan Akmil Magelang menuju ke Yogyakarta untuk kembali ke Jakarta.

Sementara itu selama mengisi kegiatan retret kepala daerah, Presiden Prabowo menekankan supaya gubernur, bupati dan wali kota berpikir seperti kepala negara, meskipun dengan skala kewenangan masing-masing.

"Pak Prabowo berbicara bahwa kepala daerah itu harus mengerti geopolitik, harus mengerti sejarah," kata Kepala Badan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko dikutip Kompas.com (28/2/2025). 

Kemudian, lanjut Budiman, Presiden Prabowo juga meminta kepada kepala daerah untuk memahami sejarah Indonesia.

Baca juga: Kejagung Geledah Perusahaan Milik Anak Riza Chalid, Amankan Barang Bukti Ini

Pemahaman ini, menurut Budiman, akan memberikan pengetahuan tentang sumber daya alam Indonesia yang melimpah. 

"Menurut saya, apa yang saya inginkan Pak Prabowo adalah membawa kepala daerah untuk berwawasan global dan berwawasan sejarah," ujar dia.

Budiman menambahkan, pemahaman yang baik tentang geopolitik dan sejarah akan membantu para kepala daerah dalam mengambil kebijakan yang tepat.

"Sehingga ketika mengambil kebijakan, tidak salah arah, mengerti ruang geopolitik, mengerti waktu sejarah," sambung dia.

Selain itu, Budiman juga menyebutkan bahwa Prabowo berpesan kepada para kepala daerah untuk menjaga sumber daya alam.

Salah satu langkah yang diusulkan oleh Prabowo adalah penghematan yang dapat mendanai pembangunan dari anggaran negara sendiri.

"Itu pesan Beliau melanjutkan apa yang baik dari Pak Jokowi, memperbaiki, melanjutkan hilirisasi, dan anggarannya diharapkan kita bisa mandiri," ujar dia. (*)

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved