Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit Merah, Telur Ayam hingga Daging Ayam di Pasar Kranggan Jogja Naik
Komoditas yang mengalami kenaikan harga antara lain cabai rawit merah, telur, hingga daging ayam.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Kranggan, Kota Yogyakarta mengalami kenaikan menjelang bulan puasa Ramadan.
Komoditas yang mengalami kenaikan harga antara lain cabai rawit merah, telur, hingga daging ayam.
Penjual cabai di Pasar Kranggan, Bariyah, mengatakan harga cabai rawit merah naik signifikan.
Bahkan, dalam satu hari kenaikkannya hampir Rp20 ribu.
“Kemarin (Senin, 24/02/2025) harganya Rp80 ribu. Mulai sekarang (hari ini) sampai Rp100 ribu,” katanya, Selasa (25/02/2025).
Meski ada kenaikan tajam pada cabai rawit merah, namun harga komoditas lainnya masih stabil bahkan ada yang cenderung turun.
Cabai keriting misalnya, harganya masih relatif stabil yaitu Rp 60 ribu per kilogramnya.
Komoditas yang mengalami penurunan adalah sayuran, buncis misalnya, harganya turun dari Rp10 ribu menjadi Rp8 ribu.
Penjual daging ayam di Pasar Kranggan, Sumariyem, menerangkan harga daging ayam terus mengalami kenaikan sejak beberapa hari terakhir. Harga daging ayam saat ini mencapai Rp38 ribu.
“Setiap hari ada kenaikan, naik sudah 10 harian ini. Kemarin Rp34 ribu, sekarang sudah Rp38 ribu,” terangnya.
Baca juga: Disdikpora DIY Masih Kaji Kelanjutan Program Makan Gratis Selama Ramadan
Sementara itu, pedagang sembako di Pasar Kranggan, Suwarni mengungkapkan telur mengalami kenaikan signifikan menjelang puasa.
Saat ini harga telur tembus Rp30 ribu per kilogram.
Kenaikan tersebut sudah dirasakan sejak satu minggu terakhir.
“Sebelumnya telur Rp26 ribu sekarang Rp30 ribu. Kalau beras naik Rp500, ada juga yang seribu. Semingguan ini naik,” ungkapnya.
Menurut dia, kenaikan komoditas menjelang puasa memang wajar.
Pasalnya memang selama ini menjelang bulan puasa harga komoditas cenderung naik.
Harga komoditas mulai turun saat pertengahan bulan puasa. Kemudian akan kembali baik menjelang Idul Fitri.
“Pertengahan puasa turun sebentar, naik lagi menjelang lebaran,” imbuhnya. (*)
| Jaga Daya Beli Warga, Pemkot Yogya Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok Via Wamira |
|
|---|
| Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok, Pemkot Yogya Andalkan 'Wamira' |
|
|---|
| Harga Bahan Pokok Naik, Ibu-ibu di Jogja Pilih Kurangi Belanjaan |
|
|---|
| Efek Domino Dolar Rp18.100 Bikin Ibu Rumah Tangga Menjerit: Apa-apa Naik, Nggak Ada yang Turun! |
|
|---|
| Curhat Ibu Rumah Tangga di Kulon Progo soal Mahalnya Harga Bapok, Harus Pintar-pintar Berhemat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Jelang-Puasa-Harga-Cabai-Rawit-Merah-Telur-Ayam-hingga-Daging-Ayam-Naik.jpg)