Milad ke-18, Bank BPD DIY Syariah Perluas Sinergi, Berkembang Semakin Baik
Kata kuncinya adalah mengeksekusi peluang tersebut bersama-sama untuk melayani masyarakat dengan baik.
Program promosi yang dihadirkan seperti promo bagi mahasiswa untuk pembayaran melalui Bank BPD DIY, pembukaan rekening online via aplikasi Mobile Banking (Digital on Boarding), virtual account dan Laku Pandai untuk memenuhi kebutuhan nasabah. Selanjutnya dukungan di beberapa pasar ramadan serta edukasi dan literasi perihal perbankan syariah.
"Sekali lagi, matur nuwun atas dukungan dan kerjasama seluruh pihak terkait maupun para stakeholder atas dukungannya. Berkat sinergi bersama inilah, Bank BPD DIY Syariah bisa berkembang tahun ini. Atas pencapaian tersebut kami tidak berpuas diri.dan terus belajar. Adapun kekurangan dalam menjalankan operasional bank maupun bisnis yang belum optimal digarap masih menjadi 'PR' kami," tandas Arif.
Bank BPD DIY Syariah terus berupaya memberikan produk dan layanan yang inovatif sehingga dapat memenuhi berbagai kebutuhan transaksi masyarakat. Dengan tetap mengedepankan prinsip syariah, Bank BPD DIY Syariah juga telah memiliki berbagai produk dan layanan berbasis digital seperti mobile banking, Cash Management System (CMS), QRIS dan QUAT (QRIS Merchant).
Hingga Desember 2024, pengguna layanan digital Bank BPD DIY Syariah juga terus meningkat. ATM Holder mencapai 22.836 pengguna, mobile banking sebanyak 13.142 pengguna, QRIS/QUAT mencapai 3.546 pengguna dan CMS diakses 239 pengguna.
Acara peringatan milad diisi dengan sharing session dan diskusi pengembangan usaha Bank BPD DIY Syariah yang menghadirkan dua pemateri yaitu Herry Zudianto dari BPH Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Dosen Ilmu Ekonomi Syariah FE UllMohammad Bekti Hendrie Anto. Sharing session dan diskusi tersebut mengusung tema ' Bermitra Dengan UMKM, Menjadi Market Leader di DIY '.
Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta periode 2001 -2011 sekaligus Anggota BPH UAD Herry Zudianto menyatakan Bank BPD DIY Syariah masih berpeluang besar untuk tumbuh mengembangkan bisnis dan berinovasi karena pasar syariah masih sangat terbuka lebar.
Untuk itu, Bank BPD DIY Syariah harus memanfaatkan seluruh potensi yang ada dengan prinsip tidak merasa kenyang atau selalu merasa lapar., artinya selalu berusaha untuk meraih hal-hal baru, tidak cepat merasa puas.
Bank BPD DIY Syariah juga merupakan bagian dari ekosistem syariah sehingga tidak melulu harus berkaitan dengan keuangan.
"Bank BPD DIY Syariah tumbuh stabil, kokoh dan berkelanjutan pada usia 18 tahun. Dalam hal ini, Bank BPD DIY Syariah bisa menjadi market leader di DIY nantinya. Untuk itu, perlu strategi fundamental yang diterapkan Bank BPD DIY Syariah yaitu penajaman karakter bisnis, digitalisasi penuh super app, penajaman target nasabah serta penguatan kolaborasi dan jaringan," imbuh Dosen Ilmu Ekonomi Syariah FE Ull Mohammad Bekti Hendrie Anto.
Peringatan milad Bank BPD DIY Syariah ini dihadiri seluruh jajaran Direksi Bank BPD DIY yaitu Direktur Pemasaran dan Usaha Syariah R Agus Trimurjanto, Direktur Umum Hudan Mulyawan, Direktur Kepatuhan Dian Ari Ani serta pimpinan divisi hingga pimpinan cabang. Turut hadir pula para nasabah, mitra kerja dan stakeholder Bank BPD DIY Syariah serta sejumlah tamu undangan lainnya. (*)
| PWI DIY Jajaki Kolaborasi dengan BPD DIY untuk Sukseskan UKW dan Konferensi Provinsi 2025 |
|
|---|
| Digitalisasi Keuangan Jadi Kunci, BPD DIY Dorong Optimalisasi ETPD Lewat KKPD dan KKI |
|
|---|
| Mudah dan Praktis Lho! Ini Cara Tarik Tunai di ATM Tanpa Kartu Bank BPD DIY |
|
|---|
| Sinergi Kampus dan Perbankan, UAD dan BPD DIY Syariah Dorong Ekosistem Halal Terintegrasi di Jogja |
|
|---|
| Kontribusi Nyata Membangun Kota Yogya di Pekan Panutan Pembayaran PBB P2 Tahun 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/dirut-bpd-diy-syariah-santoso.jpg)