DPKH Gunungkidul Terima Sebanyak 9.400 Dosis Vaksin PMK Tahap Kedua
DPKH Kabupaten Gunungkidul kembali menerima sebanyak 9.400 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tahap kedua pada awal Februari 2025.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Gunungkidul kembali menerima sebanyak 9.400 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tahap kedua pada awal Februari 2025.
Kepala DPKH Gunungkidul, Wibawanti Wulandari, mengatakan distribusi vaksin itu didapatkan dari Kementerian Pertanian yang disalurkan secara bertahap.
"Jadi, pada tahap pertama kemarin telah menerima 3000 dosis, pada pertengahan Januari kemarin. Dan, tahap kedua sebanyak 9400 dosis, sedangkan untuk selanjutnya akan dikirim bertahap sebanyak total yang diajukan sebanyak 31 ribu dosis. Kemungkinan, proses distribusi vaksin berlangsung sampai Agustus mendatang," ujarnya saat dikonfirmasi pada Jumat (7/2/2025).
Dia menerangkan saat ini proses penyaluran vaksin ke peternak sedang berlangsung.
Proses penyaluran dilakukan dengan melihat Keswan di setiap kapanewon.
"Beberapa kapanewon vaksinasi sudah kami lakukan. Namun, masih ada yang belum karena kami harus melakukan KIE dulu agar tidak terjadi penolakan di masyarakat," ucapnya.
Dia menambahkan perkembangan kasus PMK di Kabupaten Gunungkidul menunjukkan kemajuan dengan kasus sembuh sebanyak 456 ekor, sedangkan yang masih terjangkit sebanyak 1300 ekor.
"Harapan kami dengan adanya pertambahan vaksin ini bisa mempercepat terjadinya herd immunity. Dan selain dari Kementan, kami juga mengusulkan vaksin lewat Pemkab Gunungkidul sebanyak 11 ribu dosis dan Baznas sebanyak 10 ribu dosis," urainya. (*)
| 194 Kasus PMK Ditemukan di DIY, Sebaran Tertinggi di Kulon Progo |
|
|---|
| DKPP Bantul Distribusikan Vaksinasi PMK Secara Bertahap di Pundong |
|
|---|
| Dua Hewan Ternak Mati Terpapar PMK, DKPP Bantul Berikan Vaksinasi PMK Secara Bertahap |
|
|---|
| Sempat Melonjak di Awal 2026, Kasus PMK di Kulon Progo Berangsur Turun |
|
|---|
| Tiga Sapi di DIY Mati Akibat PMK, Pemerintah Gencarkan Vaksinasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/DPRD-Sebut-Wabah-PMK-di-Gunungkidul-Sudah-Genting-Minta-Segera-Ditetapkan-Status-KLB.jpg)