Sempat Melonjak di Awal 2026, Kasus PMK di Kulon Progo Berangsur Turun
Hingga 30 Januari 2026, Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo sempat mencatat ada 80 kasus aktif PMK.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) sempat melonjak di wilayah Kulon Progo pada awal tahun 2026
- Saat ini, DPP Kulon Progo mencatat penurunan jumlah kasus aktif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi ternak
- Meski sempat melonjak, tidak ada kematian sapi akibat PMK yang dilaporkan di Kulon Progo
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo mencatat penurunan jumlah kasus aktif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi ternak.
Adapun angka kasusnya sempat melonjak di awal tahun 2026 ini.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan, DPP Kulon Progo, Yuriarti, mengatakan bahwa hingga 30 Januari 2026 pihaknya sempat mencatatkan 80 kasus aktif PMK.
"Sekarang sudah mulai turun karena 50 persen dari 80 kasus tersebut sudah sembuh," jelasnya pada wartawan, Senin (02/02/2026).
Sempat Melonjak
Jumlah kasus PMK di Kulon Progo di awal 2026 ini sempat menjadi yang tertinggi di DIY.
Namun Yuriarti menjelaskan hal itu terjadi karena pihaknya selalu rutin melaporkan temuannya.
Meski sempat melonjak, ia menyatakan tidak ada kematian sapi akibat PMK yang dilaporkan.
Salah satu pemicunya adalah penanganan cepat yang dilakukan oleh petugas di lapangan.
"PMK itu memang angka paparannya tinggi, namun untuk kematiannya tidak setinggi penyakit hewan lainnya seperti Antraks," ujar Yuriarti.
Faktor paling dominan yang bisa menghindarkan sapi dari kematian akibat PMK adalah daya tahan tubuhnya.
Sebab sangat penting untuk memiliki daya tahan tubuh yang kuat agar sapi terhindar dari paparan PMK.
Menurut Yuriati, obat anti sakit, anti radang, anti infeksi, hingga vitamin perlu segera diberikan pada sapi yang terpapar PMK.
Selain mempertahankan daya tubuh, cara itu juga mencegah terjadinya infeksi sekunder.
"Kami juga akan memberikan vaksin mulai Februari ini sebagai pencegahan dan untuk menekan kasus PMK," katanya.
Baca juga: Tabrakan Truk vs Motor di Lendah Kulon Progo: 3 Orang Terluka, Kernet Truk Sempat Terjepit
Vaksinasi Hewan Ternak
| Lima Kalurahan di Kulon Progo Dikukuhkan Sebagai Desa Binaan Imigrasi, Cegah TPPO dan TPPM |
|
|---|
| Tanah Milik Warga Lendah Kulon Progo Diklaim Anak Pemilik Lama, Kini Diminta Kosongkan Lahan |
|
|---|
| DPRD Kulon Progo Berikan 46 Poin Rekomendasi Sebagai Respon Atas LKPJ Bupati 2025 |
|
|---|
| Dana Transfer Turun, Kulon Progo dan Gunungkidul Kelimpungan Susun RAPBD |
|
|---|
| Dinkes Kulon Progo Temukan 8 Kasus Positif Campak di Awal 2026, Mayoritas Menyerang Usia Dewasa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/PMK-Kembali-Merebak-DPP-Kulon-Progo-Ambil-Sampel-Sapi-Milik-Warga-di-Wates-dan-Temon.jpg)