Gedung Baru Perpustakaan Bantul, Pakai Lift dan Pintu Otomatis, Simpan Ratusan Ribu Koleksi Pustaka

Bangunan perpustakaan Bantul ini dilengkapi dengan lift dan pintu layanan utama gunakan pintu otomatis

TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Istimewa Rukmana
GEDUNG BARU: Masyarakat sedang berkunjung ke gedung Perpustakaan Umum Kabupaten Bantul, Kamis (30/1/2025). Gedung fasilitas layanan perpustakaan umum baru milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, resmi beroperasi pada Kamis (30/1/2025). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL  -  Gedung fasilitas layanan perpustakaan umum baru milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, yang berlokasi di Kapanewon Bantul atau seberang Kantor Polres Bantul, resmi beroperasi pada Kamis (30/1/2025).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bantul, Sukrisna Dwi Susanto, mengatakan, gedung itu dibangun di atas tanah Pemkab Bantul seluas 3.032 meter persegi. Luas bangunan 2.319 meter persegi dan dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2024 senilai Rp10 miliar.

"Bangunan yang sudah terbangan ini terdiri tiga lantai, dengan gambaran lantai satu untuk ruang informasi, ruang pusat informasi dan sahabat anak, ruang baca anak, ruang baca difabel, musola dan kantin," katanya, saat peresmian Gedung Perpustakaan Umum Kabupaten Bantul.

Sedangkan untuk gedung perpustakaan di lantai dua difungsikan untuk ruang baca umum, ruang pustakawan, ruang pengolahan buku, ruang baca, balkon, outdoor atau ruang galeri, pameran atau display.

"Sementara gedung lantai tiga difungsikan ruang baca digital, ruang inklusi sosial, ruang operator, dan roftop ada di lantai empat paling atas atau 'open space'," katanya.

Dia mengatakan, bangunan perpustakaan Bantul ini dilengkapi dengan lift dan pintu layanan utama gunakan pintu otomatis, sedangkan pelaksanaan pekerjaan telah berlangsung selama 240 hari kalender, atau sejak 19 Maret sampai 13 November.

"Koleksi pustaka cetak yang kami sediakan di gedung perpustakaan ini 127.387 eksemplar, dan koleksi pustaka digital sebanyak 2.758 judul buku," katanya.

Selain memiliki gedung fasilitas layanan perpustakaan umum, Pemkab Bantul sampai dengan 2024 juga memiliki pojok baca di sebanyak 43 lokasi yang tersebar di seluruh Bantul, sedangkan pojok baca digital ada dua, di Desa Seloharjo dan di Layanan SIM Polres Bantul.

Sementara itu, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengatakan, bahwa gedung perpustakaan yang baru ini telah beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dengan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas akses informasi.

"Dalam era modern saat ini, perpustakaan harus menjadi pusat literasi digital yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan informasi yang cepat, akurat, dan relevan. Semoga keberadaan gedung baru ini membawa manfaat yang besar bagi masyarakat Bantul dan menjadi salah satu upaya menciptakan generasi Bantul yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing," pintanya.(nei)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved