Melihat Keseruan Anak-Anak Bermain Surfing di Pantai Parangtritis

Bocah yang masih duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar itu mengaku sudah sekitar setahun terakhir  belajar bermain surfing di Pantai Parangtritis.

TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Istimewa Rukmana
Sejumlah anak-anak sedang bermain surfing di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, DIY, Selasa (28/1/2025). Anak-anak sebagai pemula bermain surfing di tepian pantai. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Ganasnya ombak Pantai Parangtritis di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tidak membuat anak-anak hingga orang dewasa takut mengekspresikan atau mengeksplorasikan diri dalam bermain surfing atau berselancar.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Nabila Aqni Oktavia (10), warga Kabupaten Bantul, yang tidak memiliki rasa takut untuk terus belajar bermain surfing di Pantai Parangtritis.

"Main surfing itu seru, jadi saya ikut-ikut teman sama mamas (kakak) yang main surfing di sini (Pantai Parangtritis)," kata Nabila, sapaan akrabnya, kepada Tribunjogja.com, di Pantai Parangtritis, Selasa (28/1/2025).

Bocah yang masih duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar itu mengaku sudah sekitar setahun terakhir  belajar bermain surfing di pantai tersebut. 

PANTAI PARANGTRITIS: Sejumlah anak-anak sedang bermain surfing di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, DIY, Selasa (28/1/2025). Anak-anak sebagai pemula cukup bermain surfing di bibir pantai.
PANTAI PARANGTRITIS: Sejumlah anak-anak sedang bermain surfing di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, DIY, Selasa (28/1/2025). Anak-anak sebagai pemula cukup bermain surfing di bibir pantai. (TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Istimewa Rukmana)

Walau bermain surfing itu dinilai susah, Nabila terus berusaha untuk bisa bermain dengan hasil yang baik.

Dengan begitu, apabila ada kompetisi surfing, diharapkan bisa memenangkannya.

"Iya, kadang ada kompetisi surfing, jadi saya ikut dan ini baru belajar," ucap dia.

Saat libur tiba, ia memilih menghabiskan waktu untuk belajar bermain surfing bersama teman dan kakaknya dari pada melakukan aktivitas yang lain.

"Saya pengen bisa kayak mamas (kakak) sama teman-temannya yang jago main surfing," tuturnya.

Akan tetapi, dikarenakan ia masih masuk dalam kategori pemula, titik bermain surfing hanya di dekat bibir pantai atau tidak sampai ke tengah laut. 

"Kalau mau ke sana (tengah laut), kadang minta tolong sama mamas atau temannya mamas biar aman," ucap dia.

Nabila pun mengaku tidak memiliki rasa takut untuk bermain surfing di kawasan Pantai Selatan Bumi Projotamansari itu.

"Ini kan ramai, jadi enak dan seru. Enggak takut, ada temen-temen juga," tutur Nabila.

Sementara itu, Irawan Dani Asmoro (24), warga Kabupaten Bantul yang juga tergabung bersama Dolpin Parangtritis Surfing Community, mengaku, di lokasi tersebut memang kerap digunakan untuk latihan bermain surfing.

"Di sini memang ada banyak anak-anak kecil yang juga belajar bermain surfing. Jadi, kadang kami awasi mereka juga, karena lokasi bermain surfing itu dekat dengan palung laut. Surfing itu kan butuh ombak yang bagus, nah lokasi yang bagus di pantai ini ya ada di situ," katanya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved