Setelah Viral Sampah Mulai Berserakan di Bundaran Plajan JJLS Gunungkidul 

Bundaran Planjan di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kabupaten Gunung Kidul, telah rampung diselesaikan sekitar seminggu terakhir ini

Tayang:
Google Map/DSW 23
Bundaran Plajan Gunungkidul di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL- Bundaran Planjan di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kabupaten Gunung Kidul, telah rampung diselesaikan sekitar seminggu terakhir ini. 

Namun, sayangnya jalur yang berada di wilayah Planjan, Kapanewon Saptosari ini sudah ditemukan banyak sampah berserakan disekitar jalan.

Dilansir dari akun tiktok Kautsar D.Abadi memperlihatkan sampah-sampah berupa plastik makanan ditinggal begitu saja di bahu jalan.  

Penampakan dari atas desain Bundaran Plajan JJLS Gunungkidul yang sudah rampung dikerjakan (kiri/Tangkapan layar/akun Jogja info) dan Penampakan sampah botol minuman keras di pinggir jalan Bundaran Plajan (tengah/akun titik Kautsar D. Abadi), pada Senin (27/1/2025)
Penampakan dari atas desain Bundaran Plajan JJLS Gunungkidul yang sudah rampung dikerjakan (kiri/Tangkapan layar/akun Jogja info) dan Penampakan sampah botol minuman keras di pinggir jalan Bundaran Plajan (tengah/akun titik Kautsar D. Abadi), pada Senin (27/1/2025) (kolase Tribun Jogja / Istimewa)

Bahkan, pada beberapa spot ditemukan banyak berserakan botol minuman keras. 

Saat dikonfirmasi, Lurah Plajan Asih Sulistyo membenarkan kejadian itu. 

Dia mengatakan sampah yang berserakan itu diduga dari para pengunjung yang datang ke sana.

"Sudah ada lima hari ini, setiap sore banyak yang datang ke Bundaran Plajan, mereka bersantai di sana. Sejak itu lah banyak sampah yang berserakan," tuturnya saat dikonfirmasi pada Senin (27/1/2025).

Dengan adanya kejadian ini, pihaknya pun berencana akan berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk kepolisian. 

Agar, masyarakat bisa lebih tertib ketika berada di bundaran baru tersebut.

"Rencana ada ke arah sana, namun karena memang sampai saat ini belum ada pihak yang memberitahukan ke desa, terkait sudah jadi atau belum jalan tersebut. Jadi, kami belum bisa menindaklanjutinya," paparnya. 

Asih pun tidak menampik warganya menyambut positif penyelesaian Bundaran Plajan tersebut. 

Bahkan, pihaknya menilai adanya bundaran ini diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Harapannya bisa untuk memperbaiki pertumbuhan ekonomi warga, lewat UMKM. Makanya, kami berencana mengajukan usulan agar ada tempat tersendiri untuk meningkatkan ekonomi warga,"terangnya.

Menurutnya, selain untuk meningkatkan perekonomian warga, usulan itu juga untuk memberikan keamanan agar pengunjung tidak mengganggu pengendara lain.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved