Berburu Makanan Tradisional di Pasar Jadoel Lembah Si Cangkring Sleman
beragam makanan tradisional mulai dari bubur kricak dengan pelengkapnya mulai dari gudeg, pecel, buntil, hingga megono.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
"Awalnya semua dijual dengan harga serba Rp 5 ribuan. Sekarang sudah mengalami kenaikan," ujarnya.
Gemericik air aliran sungai Krasak dan bunyi ranting bergesekan tertiup angin menambah harmoni suasana di pagi hari. Suasana tenang tempo dulu khas pedesaan sangat kental terasa di pasar ini.
Seorang pengunjung, Ciko Hirodion mengungkapkan rasa senangnya bisa berkunjung ke Lembah Si Cangkring di Kabupaten Sleman.
Ia baru pertama kali berkunjung dan mengaku senang karena pasar Jadoel memiliki suasana yang tenang, nyaman apalagi makanan dan minuman tradisionalnya enak. Bisa dinikmati dengan melihat aliran sungai.
"Ini baru pertama kali, vibesnya langsung adem, enak, menyatu dengan alam. Kita makan sambil melihat sungai, dengan suara aliran sungainya. Suka. Makanan juga enak. Apalagi ada minuman tradisional juga," ujar pengunjung asal Rembang, Jawa Tengah ini.(*)
Pasar Jadoel Lembah Si Cangkring
Kuliner Jogja
kuliner Sleman
Wisata Jogja
Wisata Sleman
makanan tradisional
| Tak Cuma Kereta Gantung Prambanan, Sleman Juga Buka Keran Investasi Cimory dan Taman Bunga Celosia |
|
|---|
| Satu-satunya Kafe di Jogja Tawarkan Konsep Customize Table Decoration Ramah di Kantong |
|
|---|
| Bus Wisata Dilarang Masuk, Pemkot Yogya Siapkan Pangkalan Becak dan Andong di TKP Senopati |
|
|---|
| Tiga Bulan, 1,75 Juta Pelancong Kunjungi Sleman, Candi Prambanan Masih Favorit |
|
|---|
| Sleman Raup PAD Pariwisata Rp103 Miliar di Triwulan 1: Penerimaan Pajak Resto Naik, Hotel Turun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Berburu-Makanan-Tradisional-di-Pasar-Jadoel-Lembah-Si-Cangkring-Sleman.jpg)