Stok Blangko KTP-El di Bantul Menipis, Masyarakat Diimbau Bersabar
Kondisi stok atau kuota blangko KTP-el di Bumi Projotamansari dimungkinkan mulai berangsur normal kembali per akhir Januari 2025.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantul mencatat stok blangko kartu tanda penduduk elektronik (KTP-El) saat ini mulai menipis.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, berujar kondisi stok atau kuota blangko KTP-el di Bumi Projotamansari dimungkinkan mulai berangsur normal kembali per akhir Januari 2025.
"Saat ini nasibnya sama seperti di wilayah-wilayah lain. Artinya, secara prioritas untuk pencetakan sementara ini, diberikan kepada pemilik KTP-El pemula atau mereka yang menginjak usia 17 tahun," katanya saat dikonfirmasi Tribunjogja.com, Rabu (22/1/2025).
Sementara itu, lanjut dia, untuk mereka yang ingin melakukan perubahan identitas KTP-El baru bisa dibuatkan biodata saja.
Kemudian, KTP-El itu akan diberikan setelah stok blangko KTP-El di Kabupaten Bantul kembali normal.
Sayangnya, Kwintarto mengaku tidak hafal secara pasti terkait kuota KTP-El saat ini.
Baca juga: Dampak Hujan Deras dan Angin Kencang di Bantul: Sejumlah Pohon Tumbang, Nihil Korban Jiwa
Namun, pihaknya mencatat, kebutuhan blangko KTP-El bisa mencapai sekitar 6.000-7.000 per bulan. Data itu tercatat pada beberapa waktu terakhir.
"Dan kami sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah belah pihak termasuk dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan dan Pemerintah Provinsi, sehingga mulai akhir Januari 2025 dimungkinkan mulai berangsur normal," jelas Kwintarto.
Di sisi lain, Kwintarto mengimbau kepada masyarakat untuk dapat bersabar. Sebab, kuota KTP-El tersebut akan segera berjalan normal.
Bahkan, masyarakat diimbau untuk tidak perlu panik atau resah dengan menipisnya stok blangko KTP-El pada saat ini.
"Kami harap masyarakat dapat bersabar dalam menantikan kuota blangko KTP-El tersebut kembali terisi seperti semula," papar dia.(*)
| Disdukcapil Bantul Pastikan Pengisian Status Pekerjaan Sesuai Kategori SIAK |
|
|---|
| Disdukcapil Bantul Masih Dapati Laporan Indikasi Penipuan Modus Aktivasi IKD |
|
|---|
| Disdukcapil Bantul Ungkap Ada 106 Warga yang Tercatat Meninggal, Ternyata Tidak Seluruhnya Benar |
|
|---|
| Aktivasi IKD di Bantul Lampaui Target, Hingga Awal Oktober 2025 Tercatat Capai 22 Persen |
|
|---|
| Aktivasi IKD di Bantul Capai 19,76 persen, DPRD dan Disdukcapil Gencarkan Sosialisasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kwintarto-Heru-Prabowo-Kadisdukcapil-Bantul.jpg)