TOL JOGJA-Solo Tahap 2 Junction Sleman hingga Kulon Progo Target Selesai 2027
Pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo-YIA Kulon Progo sepanjang 96,57 km terbagi menjadi 3 tahap.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Kalurahan yang diminta membentuk Satgas Pembebasan Lahan adalah Kulur dan Kaligintung di Kapanewon Temon serta Hargorejo di Kapanewon Kokap. Tiap kalurahan diminta mengusulkan 3 orang yang akan dijadikan sebagai anggota Satgas.
Menurut Ade, Satgas yang dibentuk terdiri dari 2 kelompok. Kelompok pertama bertugas mendata luasan lahan dan aset di atasnya, dan kelompok kedua mengurus proses administrasinya.
"Nanti di dalam Satgas juga ada unsur dari Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kulon Progo, pemerintah kapanewon, dan lainnya," ujarnya.
Sedangkan untuk lahan terdampak Tol Yogya-YIA di sisi timur, Ade mengatakan saat masih menunggu surat perintah pembayaran ganti rugi lahan. Surat dikeluarkan dari Lembaga Manajemen Aset Negara.
Wilayah yang akan melakukan proses ganti rugi meliputi sebagian Kalurahan Banguncipto dan Kaliagung di Kapanewon Sentolo. Lalu Kalurahan Karangsari dan Pengasih di Kapanewon Pengasih, serta Kalurahan Donomulyo di Kapanewon Nanggulan.
"Sebagian besar wilayah tersebut sudah melakukan musyawarah ganti rugi, dan yang sudah melakukan pembayaran ganti rugi adalah sebagian Kalurahan Banguncipto dan Kaliagung di Sentolo," kata Ade.
Pembentukan Satgas sendiri menunggu kelengkapan dari seluruh unsur yang terlibat. Jika sudah lengkap, maka Satgas akan disahkan agar bisa segera bekerja.
Terpisah, Lurah Hargorejo di Kapanewon Kokap, Bhekti Murdayanto mengatakan sudah menunjuk 3 dukuh untuk bergabung dalam Satgas. Ia juga mengusulkan dirinya sendiri serta Pamong Jagabaya.
"Saya dan Pamong Jagabaya bergabung di Satgas B, sedangkan 3 dukuh di Satgas A," jelas Bhekti.
Setidaknya ada sebanyak 104 warga Hargorejo yang lahannya terdampak proyek Tol Yogya-YIA. Adapun pengukuran terhadap lahan yang terdampak sudah dilakukan sebelumnya.
Jalan Tol Jogja-Solo Paket 2.2
Pembangunan jalan tol Jogja- Solo paket 2.2 dsegera dikebut setelah komplek makam Kyai Kromo Ijoyo di Padukuhan Ketingan, selesai dipindahkan.
Jalan bebas hambatan yang membujur dari Ringroad Trihanggo hingga junction Sleman itu nantinya terhubung dengan jalan Tol Jogja-Bawen.
Jalan tol pertama di Daerah Istimewa Yogyakarta ini ditargetkan tuntas pada Oktober 2025.
"Target kami selesai di Oktober tahun 2025 ini," kata Pejabat Humas PT Adhikarya, Pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo paket 2.2, Jumat (17/1/2025).
Jalan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 ini memiliki desain kontruksi at grade dan elevated.
| BKAD Sleman Targetkan BPHTB Rp400 Miliar, hingga Triwulan 1 Terealisasi 15 Persen |
|
|---|
| Tiket dan Jadwal KRL Jogja Solo Siang-Malam Hari Ini Senin 13 April 2026 |
|
|---|
| Tingkatkan Kompetensi ASN, Dinas Perpustakaan Sleman Optimalkan Pengelolaan Arsip Terjaga |
|
|---|
| Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Dekat Mobilnya di Jalan Pasar Kembang Jogja |
|
|---|
| Performa PSS Sleman U-19 Terus Meningkat, Finishing Jadi Fokus Jelang Lawan Persiraja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tol-Solo-Jogja-Bawen-2025.jpg)