Gencatan Senjata Israel-Hamas Dimulai Minggu 19 Januari 2025
Israel dan Hamas akhirnya sepakat untuk melaksanakan gencatan senjata mulai Minggu (19/1/2025) mendatang.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Jika persyaratan tahap kedua terpenuhi, tahap ketiga gencatan senjata Gaza menyerukan pemulangan jenazah para sandera yang masih berada di Gaza.
Sebagai imbalannya, akan dibuat rencana rekonstruksi atau pembangunan kembali besar-besaran di Gaza selama tiga hingga lima tahun.
Kendati demikian, belum jelas siapa yang akan menanggung biaya pembangunan kembali di Gaza, Palestina, meski rekonstruksi dilaksanakan di bawah pengawasan internasional.
Kesepakatan gencatan senjata akan membawa kelegaan bagi Gaza yang hancur akibat serangan Israel dan memaksa sekitar 90 persen dari 2,3 juta penduduk mengungsi.
Negosiator Mesir, Qatar, dan AS akan menuju Kairo pada Kamis (16/1/2025) untuk pembicaraan lebih lanjut tentang penerapan semua aspek kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas.
Seorang pejabat senior AS menyampaikan, para negosiator berfokus memastikan ekspektasi yang jelas bagi Israel dan Hamas dengan implementasi kesepakatan gencatan senjata Gaza yang dibuat semulus mungkin. (*)
| JOGJA HARI INI : Dianiaya Saat Jalankan Misi Mulia |
|
|---|
| Sembilan Relawan Asal Indonesia Ditangkap Tentara Israel Saat Kirim Bantuan ke Palestina |
|
|---|
| Trump Perintahkan Militer Kawal Kapal di Selat Hormuz, Iran Beri Peringatan Keras |
|
|---|
| Trump Berubah Pikiran: Gencatan Senjata AS-Iran Diperpanjang di Menit Terakhir |
|
|---|
| Gencatan Senjata Iran-AS Terancam Bubar di Tengah Jalan, Ini Pemicunya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kondisi-Kamp-Jabalia-di-Jalur-Gaza-Kini-Jadi-Kota-Mati-Hanya-Dihuni-Anjing-Liar.jpg)