Dapur Sehat Belum Selesai, Program MBG di Gunungkidul Dicanangkan Baru Digelar Pekan Depan 

Proses renovasi dapur sehat milik Badan Gizi Nasional untuk tempat mengolah makanan di Gunungkidul hingga saat ini masih belum rampung.

Dok. Istimewa
Para siswa SDN Nglindur Gunungkidul dengan boks makan siang di depannya dalam pelaksanaan uji coba makan bergizi gratis, Kamis (12/12/2024) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Gunungkidul dicanangkan baru akan digelar pada pekan depan.

Pasalnya, proses renovasi dapur sehat milik Badan Gizi Nasional untuk tempat mengolah makanan hingga saat ini masih belum rampung.

Perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunungkidul, Hyndun Astry, mengatakan pihaknya masih melakukan renovasi untuk persiapan dapur sehat.

"Sekarang, kami masih fokus untuk proses persiapan dapur. Karena, ada beberapa titik yang harus direnovasi. Untuk estimasi selesainya itu 1-2 Minggu lagi, untuk tanggalnya kami belum bisa memastikan,"tuturnya saat dihubungi pada Minggu (12/1/2025).

Ia menambahkan pihak juga tengah menyelesaikan proses pendataan sasaran program makan bergizi gratis tersebut. 

"Kami masih lakukan pendataan untuk validasinya, baik jumlah sekolah maupun siswa yang akan menjadi sasaran pada program makan bergizi gratis nanti,"ucapnya.

Baca juga: KNPI Gunungkidul Ajak Anak Muda Dorong Penguatan Ekonomi Berbasis Lingkungan

Sementara itu, Komandan Kodim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Roni Hermawan membenarkan saat ini dapur sehat masih dalam proses renovasi.

Adapun lokasi dapur sehat didirikan di satu lokasi yakni di belakang Kodim 0730. 

"Belum dapat beroperasi untuk uji coba makan bergizi gratis. Sebab, beberapa sarana-prasarana (sarpras) belum ada. Sebab, pemerintah pusat juga masih melakukan distribusi sarpras untuk melengkapi kebutuhan di dapur nanti,"tutur dia.

Dia mengatakan nantinya dapur sehat akan melayani sekitar 3.107 masyarakat, baik dari pelajar maupun ibu hamil.

"Sasaran dapur sehat kami ini berada di radius dua hingga lima kilometer. Sekarang memang baru satu, tidak menutup kemungkinan nanti ada pembangunan dapur sehat di wilayah lain oleh pengembang,"ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Gunungkidul, Endang Sri Sumiyartini, mengatakan pihaknya berharap proses penyelesaian dapur sehat bisa segera dilakukan. 

"Kami sudah koordinasikan dengan pihak Kodim, harapannya pembangunan dapur sehat segera dirampungkan agar progam MBG ini bisa berjalan,"tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved