Sri Sultan HB X Dorong UNY Perkuat Tata Kelola Seni dan Budaya

Rektor UNY mengungkapkan bahwa audiensi ini penting karena merupakan bagian dari upaya persiapan UNY menghadapi masa kepemimpinan baru

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM/ HANIF SURYO
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, mendorong Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) untuk lebih fokus dalam mengelola dan mengembangkan seni budaya. 

Harapan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan jajaran pimpinan UNY di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (6/1/2025), yang juga dihadiri Rektor UNY, Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., AIFO., serta para Wakil Rektor.

Rektor UNY mengungkapkan bahwa audiensi ini penting karena merupakan bagian dari upaya persiapan UNY menghadapi masa kepemimpinan baru. 

Dalam kesempatan tersebut, Sri Sultan HB X berpesan agar UNY memprioritaskan tata kelola seni budaya, yang meliputi pengembangan bahasa, tari, dan gamelan, sebagai salah satu pilar utama dalam mendukung pembangunan peradaban, baik di tingkat nasional maupun global.

"UNY harus terus fokus pada peningkatan kualitas seni budaya dan menjaga kekhasan yang membedakan kampus ini dengan institusi lainnya," kata Sumaryanto terkait arahan Sri Sultan HB X.

Baca juga: Gubernur DIY Terima Kunjungan Silaturahmi Kepala BPK DIY, Bahas Evaluasi Kinerja Keuangan Daerah

Selain itu, UNY juga diharapkan untuk semakin memperkuat kolaborasi dengan dunia industri, terutama dalam pengembangan pendidikan vokasi, untuk menjawab tantangan dan kebutuhan pasar kerja yang semakin dinamis.

Sumaryanto menambahkan, UNY berkomitmen untuk terus mendukung program Pemda DIY, termasuk konsep 4K (Keraton, Kantor, Kampus, dan Kampung) yang bertujuan untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial.

Sebagai wujud konkret dukungan tersebut, UNY telah mengembangkan laboratorium kampung yang fokus pada pemberdayaan masyarakat.

"UNY akan terus memperkuat pelestarian budaya dan tata kelola seni budaya, sebagai bagian dari tanggung jawab kami terhadap perkembangan Yogyakarta dan Indonesia," pungkas Sumaryanto. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved