Pencarian Nelayan di Perairan Kulon Progo, Terjebur Laut Dihantam Ombak Laut Kidul
Tim SAR Gabungan melanjutkan lagi pencarian AA (28), nelayan yang hilang di perairan selatan Kulon Progo
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Tim SAR Gabungan melanjutkan lagi pencarian AA (28), nelayan yang hilang di perairan selatan Kulon Progo pada Minggu (05/01/2025).
AA hilang setelah menjadi korban kecelakaan (laka) laut di perairan Pantai Congot, Kapanewon Temon, Kulon Progo pada Sabtu (04/01/2025).
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo, Aris Widiatmoko mengatakan operasi pencarian di hari kedua ini mengandalkan 4 tim.
"Fokus penyisiran dilakukan di wilayah darat, mulai dari Pantai Trisik di Kapanewon Galur sampai Pantai Congot di Kapanewon Temon," jelas Aris.
4 tim ini melakukan penyisiran masing-masing di 2 wilayah.
Tim dari SRI Wilayah V Kulon Progo melakukan penyisiran dari Pantai Trisik sampai Pantai Glagah.
Sedangkan untuk Tim SAR Gabungan menyisir di Pantai Glagah sampai Pantai Congot.
Sebab area ini menjadi kawasan di mana laka laut terjadi.
"Tim SAR Gabungan terutama fokus dari pemecah gelombang Glagah sampai pemecah gelombang Congot," ujar Aris.
Ia mengatakan upaya pencarian juga hendak dilakukan di sisi perairan.
Sebanyak 2 perahu jukung juga telah disiapkan untuk mendukung proses pencarian tersebut.
Namun Aris mengatakan operasi pencarian di perairan terkendala dengan kondisi cuaca hujan deras yang terjadi sejak pagi hingga kini.
2 perahu yang disiapkan pun tidak bisa digunakan.
Laka lautnya terjadi pada Sabtu (04/01/2025) sekitar pukul 05.30 WIB.
Saat itu, perahu nelayan yang digunakan oleh AA dan rekannya MR (27), terbalik karena dihantam oleh gelombang laut besar sehingga keduanya tercebur ke laut.
| Ratusan Jemaah Calon Haji Kulon Progo Jalani Vaksinasi Jelang Keberangkatan ke Tanah Suci Makkah |
|
|---|
| Pengurus Forum Komunikasi UMKM Kulon Progo Dikukuhkan, Optimalkan Potensi Usaha Lokal |
|
|---|
| Jatah MBG ke Pelajar Kulon Progo Mulai Didistribusikan untuk 5 Hari dalam Sepekan |
|
|---|
| 22 Tahun Mengabdi, Tagana Se-DIY Gelar Apel Siaga Bencana di Kulon Progo |
|
|---|
| Harga Tiket Pesawat Naik, PHRI Kulon Progo Khawatirkan Dampaknya Pada Okupansi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Operasi-Pencarian-Nelayan-Hilang-di-Perairan-Congot-Kulon-Progo.jpg)