Mendaki Gunung Tanpa Khawatir: Tips Perlengkapan dari Main Outdoor untuk Pemula
Mendaki gunung bukan hanya soal semangat petualangan, tetapi juga soal persiapan yang matang, terutama bagi pendaki pemula.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mendaki gunung bukan hanya soal semangat petualangan, tetapi juga soal persiapan yang matang, terutama bagi pendaki pemula.
Tanpa perlengkapan yang memadai, aktivitas ini bisa berisiko. Main Outdoor, event organizer petualangan terkemuka di Indonesia, membagikan sejumlah perlengkapan penting yang wajib dibawa para pendaki pemula agar perjalanan mereka aman dan nyaman.
Menurut Nur Wahyu Widayatno, Direktur Main Outdoor, sepatu gunung yang nyaman dan aman adalah perlengkapan utama.
"Jangan asal memilih sepatu. Gunakan sepatu gunung yang memiliki grip kuat dan mendukung pergelangan kaki," ujarnya.
Sepatu yang tepat membantu menghindari cedera di medan berbatu yang sering ditemukan saat mendaki.
Tak kalah penting, tas carrier dengan kapasitas yang sesuai juga harus diperhatikan. Wahyu menyarankan tas dengan kapasitas 40-50 liter bagi pendaki pemula.
“Jangan lupa mengatur beban agar tas tetap seimbang,” tambahnya.
Selain itu, pakaian yang sesuai dan sistem layering akan membantu pendaki menghadapi suhu yang berubah-ubah selama perjalanan.
Perlengkapan navigasi seperti peta, kompas, dan headlamp juga tak boleh dilupakan.
Menurut Wahyu, ini penting untuk keamanan dan mempermudah pendaki dalam memahami medan, terutama ketika perjalanan berlangsung hingga malam hari.
“Kami juga memberikan pelatihan tentang cara membaca peta dan kompas untuk memastikan peserta siap menghadapi medan,” ujarnya.
Tak kalah penting, logistik seperti air dan makanan ringan sangat diperlukan untuk menjaga energi. Main Outdoor menyarankan untuk membawa minimal 2 liter air dan camilan seperti kacang-kacangan atau cokelat.
Tak hanya itu, tim Main Outdoor juga mengingatkan pentingnya perlengkapan darurat seperti kotak P3K, pisau lipat, dan peluit, serta menjaga kebersihan lingkungan dengan mengikuti program ‘Zero Waste Adventure.’
Dengan persiapan yang tepat, mendaki gunung dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan tak terlupakan.
Bagi pendaki pemula, mengikuti panduan ini bisa menjadi langkah awal untuk menikmati keindahan alam Indonesia dengan aman. (*)
| Penyebab Lonjakan Harga Minyak Goreng Premium di Bantul |
|
|---|
| Sekolah Terdampak Tol Jogja–Solo, SD Nglarang Pindah ke Lahan Baru Seluas 4.800 m² |
|
|---|
| 4 Puisi Tentang Gunung, Bisa Menjadi Caption Instagram untuk Postingan Mendaki |
|
|---|
| Mogok Kerja Pertama Sejak 1998, Buruh PT Taru Martani Desak Manajemen Penuhi Tiga Tuntutan |
|
|---|
| Perluas Jangkauan, Pemkot Yogyakarta Tambah 9 Sekolah Lansia S-1 Tahun Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Mendaki-Gunung-Tanpa-Khawatir.jpg)