Warga Tamantirto Bantul Mendadak Meninggal Saat Ngobrol Bersama Temannya

Seorang buruh harian lepas inisial S (59), warga Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, mendadak meninggal dunia saat ngobrol

TRIBUNJOGJA.COM/ Dok. Polres Bantul
Personel Polres Bantul sedang melakukan olah tepat kejadian perkara orang Mmendadak meninggal dunia di Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, mendadak meninggal dunia, Senin (16/12/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Seorang buruh harian lepas inisial S (59), warga Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, mendadak meninggal dunia, Senin (16/12/2024) sekira pukul 07.30 WIB. 

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengungkapkan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sedang beraktivitas seperti biasa. Di mana, hampir setiap pagi setelah mencari sarapan, korban datang sekadar mampir ke rumah rekannya yakni S (73), warga setempat. 

"Korban datang sekadar mampir ke rumah sekaligus tempat usaha laundry milik S," katanya kepada awak media.

Saat itu korban datang dengan mengendarai sepeda motor.

Selanjutnya korban dan S ngobrol di teras rumah S dan disusul oleh P (42), warga setempat. 

Lalu, korban dan warga itu duduk di lincak atau bangku yang terbuat dari bambu. 

"Saat ngobrol, korban sempat mengatakan kalau saat ini badannya sakit dan terasa lemas," ucap Jeffry. 

Baca juga: BREAKING NEWS : Korban Terseret Banjir Ditemukan Tewas di Dalam Gorong-gorong

Tidak lama kemudian, korban tiduran di lincak itu dan langsung kejang kejang. 

S dan P yang sedang bersamanya kemudian segera memberi pertolongan dengan memberikan minyak dan dioleskan ke tubuh korban. 

"Tidak lama kemudian, korban tidak sadarkan diri. Saat S mengecek denyut nadi korban, ternyata sudah tidak ada," jelasnya. 

Selanjutnya, P melaporkan kejadian itu ke pihak keluarga korban dan diketahui oleh polisi setempat.

Akhirnya, jajaran Polsek Kasihan menghubungi Puskesmas Kasihan 1 untuk melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban.

"Dari hasil pemeriksaan ditemukan bekas kerokan di badan korban. Tidak ada tanda luka. Diduga terdapat indikasi bahwa korban terkena serangan jantung," tutur Jeffry. 

Kini jenazah korban diserahkan ke pihak keluar korban untuk segera dilakukan pemakaman. (Nei)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved