Rangkuman Materi Sejarah Kelas 12 SMA Bab 2 Unit E: Kemelut Pergantian Kekuasaan
Rangkuman materi Sejarah Kurikulum Merdeka Kelas 12 SMA Bab 2 Unit E mengenai Kemelut Pergantian Kekuasaan.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Teori paling umum tentang dalang peristiwa G30S adalah PKI.
Tulisan karya Ben Anderson, dkk. berjudul Preliminary Analysis of the October 1, 1965 Coup in Indonesia, menyampaikan bahwa peristiwa G30S adalah peristiwa yang berasal dari persoalan di kalangan Angkatan Darat sendiri.
Teori selanjutnya datang dari Geoffrey Robinson dalam bukunya The Killing Season: A History of the Indonesian Massacres, 1965-66 yang diterjemahkan dan diterbitkan dalam bahasa Indonesia dengan judul Musim Penjagal: Sejarah Pembunuhan Massal di Indonesia 1965-1966.
Baca juga: Rangkuman Materi Sejarah Kelas 12 SMA Bab 1 Unit E Bagian 3: Peran Pelajar dalam Revolusi Nasional
Menurut amatan Robinson, selepas peristiwa G30S PKI terjadi pemenjaraan dan pembunuhan massal sepanjang periode 1965-1966.
Dalam tesisnya, ia menambahkan keterlibatan pihak internasional yang memberikan bantuan ekonomi, militer, dan logistik untuk melenyapkan paham komunis di Indonesia.
Terlepas dari berbagai teori yang berkembang tentang dalang di balik gugurnya para pahlawan revolusi, peristiwa tersebut membawa perubahan besar dalam sejarah Indonesia.
Sedikit demi sedikit kekuasaan Presiden Sukarno dikurangi hingga habis sama sekali.
PKI dinyatakan oleh penguasa de facto saat itu sebagai pelaku di balik Gerakan 30 September 1965.
Akibatnya, PKI dibubarkan dan dinyatakan sebagai organisasi terlarang melalui TAP MPRS No XXV/MPRS/1966.
Ketetapan ini juga melarang penyebaran ajaran komunisme, marxisme, dan leninisme di Indonesia.
Selanjutnya, anggota PKI dan berbagai organisasi yang dianggap terkait dengan kelompok komunis mengalami diskriminasi dan penindasan karena dianggap turut mengetahui dan bertanggung jawab atas peristiwa pada malam 30 September 1965.
Dengan demikian, peristiwa ini membawa efek domino yang sangat besar dalam sejarah Indonesia.
Pergantian kekuasaan dari Presiden Sukarno ke Jenderal Soeharto meninggalkan warisan yang kompleks dan kontroversial.
Di satu sisi, peristiwa ini membawa stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi.
Di sisi lain, peristiwa ini juga memicu berbagai persoalan, seperti pelanggaran HAM dan otoritarianisme.
( MG Maryam Andalib )
Baca juga: Rangkuman Materi Sejarah Kelas 12 SMA Bab 1 Unit E Bagian 2: Peran Seniman dan Sastrawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Buku-Sejarah-Kelas-12-SMA.jpg)