Pembangunan Pagar Proyek Konservasi Satwa Ekosistem Karst Gunungkidul Dimulai,
DLH Kabupaten Gunungkidul mulai melakukan pengerjaan terhadap proyek konservasi satwa ekosistem karst di Kalurahan Giritirto, Kapanewon Purwosari
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunungkidul mulai melakukan pengerjaan terhadap proyek konservasi satwa ekosistem karst di Kalurahan Giritirto, Kapanewon Purwosari, Gunungkidul.
Kepala DLH Kabupaten Gunungkidul Harry Sukmono mengatakan pengerjaan tahap pertama ini diawali dengan pembangunan pagar dengan pagu anggaran senilai Rp1, 1 miliar yang berasal dari APBD 2024 yang dikerjakan mulai 18 Oktober 2024.
Pembangunan pagar ini meliputi sistem manajemen keselamatan konstruksi dan papan nama, pekerjaan pagar BRC (Tipe A), galian tanah dan urukan, pekerjaan beton, dan lain-lain.
"Ditargetkan pembangunan pagar ini selesai selama 60 hari, atau sampai dengan 18 Desember 2024 mendatang,"ujarnya saat dikonfirmasi pada Selasa (19/11/2024).
Baca juga: Penataan Lanjutan Alun-Alun Wonosari, DLH Gunungkidul Usulkan Anggaran Rp6,3 Miliar
Ia menerangkan kawasan konservasi ini dicanangkan akan memiliki kawasan konservasi untuk spesies burung (aves) dan reptil (reptilia). Pembangunan kawasan konservasi memiliki luas sekitar seluas 3,5 hektare.
"Latar belakang dibangun kawasan konservasi ini sejalan dengan kebijakan Gubernur DIY yakni untuk menyelamatkan ekosistem kawasan karst sekaligus edukasi ke masyarakat,"paparnya.
Selain dibangun untuk melestarikan satwa, dia mengatakan, kawasan konservasi ini juga akan dikembangkan sebagai sarana wisata edukasi.
"Tentu kelanjutannya dari adanya konservasi ini diharapkan bisa menjadi salah satu destinasi wisata, nanti akan menjadi bagian dari taman satwa. Karena,kami ingin ini manfaatnya tidak hanya untuk sisi ekologis saja, namun bisa juga bermanfaat dari sisi ekonomisnya,"tandasnya. (ndg)
Konservasi Satwa Ekosistem Karst Gunungkidul
Kawasan Bentang Alam Karst
Dinas Lingkungan Hidup (DLH)
Berita Gunungkidul Hari Ini
| Lima Tambang Ilegal di Gunungkidul Ditutup Polisi |
|
|---|
| Tanjakan Clongop Kembali Longsor, Batu Seukuran Mobil Tutupi Badan Jalan Utama Gedangsari-Klaten |
|
|---|
| Target 93 Ribu, Realisasi 210 Ribu! Kunjungan Wisatawan Capai 225 Persen dari Proyeksi |
|
|---|
| Kronologi Lengkap Pemancing Warga Sleman Hilang di Tebing Grendan Gunungkidul |
|
|---|
| Jelang Realisasi PSEL, DLH Bantul Terapkan Masa Transisi Pengolahan Sampah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pemkab-Gunungkidul-Terbitkan-Aturan-Soal-Perlindungan-Satwa.jpg)