Rangkuman Pengetahuan Umum

Sejarah dan Perkembangan Tata Rias, Dasar-dasar Kecantikan dan Spa SMK Kelas X Semester 1

Tata rias telah menjadi tren sejak ribuan tahun lalu. Seiring berjalannya waktu, tata rias akan terus berkembang dan mencerminkan nilai-nilai baru.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
Buku Dasar-dasar Kecantikan dan Spa
Cover buku Dasar-dasar Kecantikan dan Spa SMK kelas X semester 1 

Kulit yang sangat putih dan pucat pada zaman ini melambangkan status tinggi, kemurnian, dan kehalusan. 

Mereka menggunakan tepung beras putih yang dicampur dengan kotoran burung sebagai ramuan untuk mencerahkan wajah. 

Bahkan untuk mendapatkan kulit yang terlihat pucat, mereka rela untuk melukai diri.

Tren lainnya yang sangat menarik pada zaman ini adalah memberikan pewarna pada gigi sehingga menjadi warna hitam dengan menggunakan ohaguro yang merupakan campuran dari besi dan cuka.

Gigi yang hitam dianggap memperindah wajah dan membuat wajag menjadi terlihat lebih anggun.

Wanita Heian seringkali mencukur habis alis mereka yang kemudian digambar kembali menggunakan bubuk hitam. 

Bentuk dari alis ini menggambarkan kebangsawanan dan kecantikan.

Ekstrak safflower atau benibana dimanfaatkan sebagai pewarna bibir yang aman memberikan warna merah cerah.

Pengaplikasian pada saat itu bibir yang dibentuk hanya berbentuk kecil dititik tengah bibir yang sesuai dengan estetika pada masa itu.

4. Zaman Renaisans (Abad ke-14 hingga ke-17)

Renaisans
Wanita Renaisans.

Zaman ini menandai adanya kebangkitan budaya di Eropa dan kecantikan dipandang sebagai refleksi dari status, kekayaan, dan moralitas. 

Mereka menggunakan campuran ceruse (timah putih dan cuka) untuk mendapatkan tampilan ini sehingga memberikan kesan aristokrat dan kelahiran mulia. 

Bahkan untuk mendapatkam kulit pucat, mereka menggunakan lintah di dekat telinga untuk menghisap darah mereka yang akhirnya akan terlihat pucat.

Untuk menghasilkan pipi yang merona mereka menggunakan rouge yang terbuat dari ekstrak tumbuhan atau buah beri. Dan lipstick merah menjadi tren pada masa itu.

Rambut pirang pada zaman itu dianggap ideal, sehingga mereka menggunakan campuran bahan alami seperti lemon dan bunga chamomile untuk mencerahkan rambut.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved