UAD Wisuda 2.343 Mahasiswa Periode I 2024/2025, Rektor : Terus Jadi Pembelajar Seumur Hidup

Wisuda kali ini juga mewisuda secara daring para wisudawan dari luar negeri, antara lain dari China. 

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. UAD
Rektor UAD saat melaksanakan prosesi wisuda periode pertama 2024/2025) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Terapan, Sarjana, Magister, dan Doktor Periode I Tahun Akademik 2024/2025 secara langsung di Jogja Expo Center (JEC) dan melalui Zoom Meeting, Sabtu (9/11/2024).

Sebanyak 2.343 wisudawan diwisuda dalam acara ini, terdiri dari 2.135 lulusan Sarjana, 20 lulusan Sarjana Terapan, 186 lulusan Magister, dan 2 lulusan Doktor. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.415 wisudawan lulus dengan predikat Cumlaude.

Wisuda kali ini juga mewisuda secara daring para wisudawan dari luar negeri, antara lain dari China. 

Selain itu di antara wisudawan ada Abdul Latif Baedhowi (Bendahara PWM DIY).

Wisuda juga dihadiri Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) UAD Ir H Azman Latief.

Rektor UAD, Prof Dr Muchlas MT,  dalam pidatonya menyampaikan rasa syukur karena kali pertama wisuda program doktor farmasi diikuti 2 orang. 

“Saya juga mengucapkan selamat atas pencapaian terakhir dalam perjuangan akademik yang merupakan hasil kerja yang keras penuh dengan dedikasi,” kata Muchlas.

Pihaknya akan kerja keras agar civitas akademika UAD terus meningkatkan layanan kepada mahasiswa

“Agar para mahasiswa bisa lulus tepat waktu. Kami berharap wisudawan memiliki kebanggaan yang tinggi menjadi lulusan UAD,” ujarnya. 

Baca juga: FK UAD Bersama RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Gelar Seminar Kesehatan Reproduksi

Ia menyebut bahwa UAD saat ini menempati peringkat ketiga perguruan tinggi swasta seluruh Indonesia, peringkat pertama Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) di Webometrics, serta memiliki berbagai prestasi lainnya.

Muchlas pada seluruh wisudawan berpesan pentingnya keterampilan adaptasi dan soft skills di era Industri 5.0 yang berbasis pada pendekatan human-centric.

“Kami sangat berharap dengan tantangan yang ada, para wisudawan memiliki tingkat adaptasi yang tinggi dengan tidak pernah merasa cukup dengan ilmu yang dimiliki. Teruslah menjadi pembelajar seumur hidup,” jelasnya.

Muchlas juga menekankan pentingnya personal branding dan integritas moral sebagai lulusan UAD yang menjunjung nilai Al Islam serta tiga nilai utama UAD yaitu inovatif, profesional, dan dedikatif.

Anom Wibisono, salah satu wisudawan dari Program Studi Ilmu Komunikasi, dalam pidatonya menyampaikan terima kasihnya kepada rektor, wakil rektor, para dosen dan seluruh sivitas akademika yang telah membimbing dan memotivasi para mahasiswa. 

“Hari ini kami berdiri sebagai bukti usaha bersama membawa warisan ilmu untuk melangkah ke masa depan,” ujarnya.

Ia juga berharap UAD terus menjadi pelopor pendidikan yang membentuk karakter dan kepedulian sosial sehingga lulusan dapat menjadi agen perubahan.

“Setiap keringat dan doa yang keluar menjadi bahan bakar untuk maju,” tambah Anom. (*)
 

Sumber: Tribun kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved