UAJY Perkuat Literasi Teknologi Digital Melalui Seminar Web3 Week Asia 2026

FTI Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) bekerja sama dengan Web3 Week Asia menyelenggarakan seminar Web3 Week Asia 2026

Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Departemen Informatika Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) bekerja sama dengan Web3 Week Asia menyelenggarakan seminar Web3 Week Asia 2026: Road to Campus, yang bertempat di Ruang Auditorium, Kampus III, Gedung St. Bonaventura, pada Sabtu (21/2/2026). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Departemen Informatika Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) bekerja sama dengan Web3 Week Asia menyelenggarakan seminar Web3 Week Asia 2026: Road to Campus, yang bertempat di Ruang Auditorium, Kampus III, Gedung St. Bonaventura, pada Sabtu (21/2/2026).

Seminar menghadirkan narasumber dari berbagai institusi, antara lain M. Rofiq (Co-Founder Web3 Week Asia), Cresentia Chrisfabi (Community Engagement Executive Tokocrypto), Yanzero (Tech Lead & DeFi Specialist), dan Alex Muhammad (Developer Relation Base Indonesia).

Acara dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Parama Kartika Dewa, S.T., M.T., IPU., selaku Dekan FTI UAJY.

“Terima kasih kepada para pembicara yang sudah berkenan hadir untuk berbagi ilmunya, harapannya kita terus semangat mengikuti acara hari ini, karena artinya rekan–rekan mahasiswa bisa mengupgrade knowledgenya terkait dengan Web3,” ujar Parama.

Ketua Departemen Informatika UAJY, Paulus Mudjihartono, S.T., M.T., Ph.D., turut menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat membuka jejaring kerjasama dan bermanfaat bagi seluruh peserta.

Baca juga: Mahasiswa Baru UAJY Dalami Budaya Jawa Lewat Program Jogja Istimewa

Dalam sesi pemaparan, Cresentia Chrisfabi memperkenalkan berbagai fitur dan kemudahan yang ditawarkan Tokocrypto bagi pemula yang ingin mempelajari aset kripto.

“Tokocrypto memberikan banyak kemudahan bagi pemula, di setiap minggunya kalian bisa cek di sosmed, kita menyediakan riset mingguan crypto, dan di situ kalian bisa belajar apa yang sedang terjadi di dunia web3,” ungkap Cresentia.

Sesi diskusi kemudian dilanjutkan bersama seluruh pembicara dengan topik seputar stablecoin dan perannya dalam mempermudah berbagai model transaksi digital.

Para narasumber menyoroti kemudahan konversi token ke rupiah yang dinilai semakin mendukung ekosistem transaksi digital di Indonesia.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan buka puasa bersama.

Melalui seminar ini, diharapkan literasi serta ekosistem kripto nasional terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi digital. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved