Mubeng Kampus Jogja

Mengapa Orang Terobsesi dengan Gelar Akademik Tinggi tanpa Mau Susah Payah Studi?

Di Indonesia, ada sejumlah pejabat atau tokoh terkenal yang mendapatkan gelar tinggi, tapi mereka disinyalir tidak menempuh studi yang layak.

Tayang:
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi pendidikan 

“Situasi ini jadi ironi dunia pendidikan di Indonesia. Gelar akademik bukan sebagai peningkatan kualitas sumber daya manusia, melainkan pendorong posisi tawar di jabatan politik,” jelas Mukhijab.

Ia tidak memungkiri, bagi kalangan ilmuwan, untuk meraih gelar akademik harus melewati proses berliku, tak jarang berdarah-darah.

“Sebaliknya, kalau politisi, artis dan lainnya, gelar akademik bisa didapat secara instan dengan membeli maupun menginvestasikan dengan imbalan lain setelah dia dihadiahi gelar akademik,” paparnya.

Disinggung apakah menghamba pada gelar ini juga berkaitan dengan tingkat kemiskinan dalam negeri, Mukhijab mengatakan itu tidak berkaitan.

Menurutnya, peraihan gelar akademik ilegal berkaitan dengan problem moralitas para borjuis, kapitalis, politis maupun artis.

“Mereka menganggap pendidikan itu bisa selesai dengan singkat dan gelar bisa didapat dengan mempertaruhkan status sosial mereka dan membayar. Ya itu, mereka dapat gelar bukan untuk peningkatan kualitas SDM tapi kapitalisasi jabatan politik, tidak terkait dengan peningkatan mutu pendidikan nasional,” tukas Mukhijab. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved