Mengidentifikasi Identitas Individu dan Identitas Kelompok: PPKN Kelas 10 Kurikulum Merdeka

Simak artikel berikut untuk mengetahui materi mengenai Identitas Individu dan Kelompok PPKN Kelas 10 Kurikulum Merdeka.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
https://www.datadikdasmen.com/
PPKN Bagian 3 Unit 2 Identitas Individu dan Kelompok 

Untuk lebih jelasnya, mari kita simak uraian mengenai empat tipe jati diri tersebut:

1. Identitas Individu yang Alami

Saat ada bayi yang baru lahir, pertama-tama yang kita kenali tentu saja ciri-ciri fisiknya, dari warna kulit, jenis rambut, golongan darah, mata, hidung dan sebagainya, adalah sebagian dari ciri yang melekat pada bayi tersebut.

Ciri fisik seperti ini bisa kita sebut sebagai karakter atau identitas yang bersifat genetis dan melekat pada diri manusia yang dibawa serta sejak lahir.

2. Identitas Individu yang Terbentuk Secara Sosial

Selain karakter yang terbentuk secara alamiah, kita bisa mengenali jati diri seseorang atau individu karena hasil perkumpulannya dengan mereka yang ada di luar dirinya.

Dari interaksi itu, lahirlah identitas individu yang terbentuk sebagai buah dari hubungan-hubungan keseharian dengan identitas di luar dirinya.

Identitas diri itu terbentuk bisa karena pekerjaan, peran dalam masyarakat, jabatan di pemerintahan, dan sebagainya.

3. Identitas Kelompok yang Alami

Ada juga identitas yang secara alamiah menjadi ciri dari kelompok, jadi dalam suatu kelompok ada individu-individu yang menjadi anggotanya dan memiliki ciri yang sama, seperti dari ras, yang merupakan salah satu contoh bagaimana yang alamiah melekat kepada sebuah kelompok.

Ras digunakan untuk mengelompokkan manusia atas dasar lokasi-lokasi geografis, warna kulit serta bawaan fisiologisnya seperti warna kulit, rambut, dan tulang.

4. Identitas Kelompok yang Terbentuk secara Sosial

Selain terbentuk secara alamiah, jati diri sebuah kelompok juga bisa terbangun karena ciptaan.

Seperti halnya identitas individu yang terbentuk karena interaksi mereka secara sosial, begitu pula halnya identitas kelompok.

Mereka yang suka sepakbola, pasti mengenal banyak nama klub atau kesebelasan, baik di dalam maupun luar negeri

Contoh lain adalah organisasi peserta didik di sekolah, sebagai organisasi, peserta didik merupakan jati diri yang terbentuk atau dibentuk yang lebih tepatnya difasilitasi oleh pihak sekolah.

Baca juga: Materi IPS Kelas 10 Kurikulum Merdeka: Hubungan Antar Perundang-undangan

(MG Alya Hasna Khoirunnisa)

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved