Mengidentifikasi Identitas Individu dan Identitas Kelompok: PPKN Kelas 10 Kurikulum Merdeka

Simak artikel berikut untuk mengetahui materi mengenai Identitas Individu dan Kelompok PPKN Kelas 10 Kurikulum Merdeka.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
https://www.datadikdasmen.com/
PPKN Bagian 3 Unit 2 Identitas Individu dan Kelompok 

TRIBUNJOGJA.COM – Pada kali ini kita akan membahas mengenai Identitas Individu dan Kelompok materi PPKN Kelas 10 Kurikulum Merdeka.

Materi dilansir dari Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan karya Abdul Wail, Ali Usman, Ahmad Asroni, Hatim Gazali, Tedi Kholiluddin.

Pada unit ini, peserta didik diharapkan mampu menjelaskan apa yang dimaksud identitas, baik pada aspek jenis identitas maupun pembentukannya serta diharapkan mampu memberikan contoh tentang masing-masing jenis identitas dan mengaitkan konsep identitas tersebut dengan Pancasila.

Baca juga: Produk dan Hierarki Perundang-undangan: Materi PPKN SMA Kelas 10 Kurikulum Merdeka

“Pancasila adalah jati diri bangsa Indonesia”, kita tentu sering mendengar atau membaca kalimat tersebut.

Di sana kita menemukan dua kata yang menjadi frase yakni jati dan diri, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), jati diri diartikan sebagai keadaan atau ciri khusus seseorang.

Padanan kata jati diri adalah identitas, jadi, identitas dan jati diri akan digunakan secara bergantian untuk merujuk pada pengertian yang sama.

Setidaknya, ada dua pendapat besar tentang bagaimana identitas itu terbentuk

1. Ada yang beranggapan bahwa identitas itu given atau terberi

Identitas, dalam pandangan kelompok ini merupakan sesuatu yang menempel secara alamiah pada seseorang atau sebuah grup.

Seseorang yang dilahirkan memiliki ciri fisik tertentu, seperti berkulit putih, bermata biru, berambut keriting adalah contoh tentang bagaimana kita memahami identitas dalam diri sebagai sesuatu yang alamiah.

2. identitas yang dipahami sebagai hasil dari sebuah desain atau rekayasa.

Bangunan identitas seperti ini bisa dilakukan dalam persinggungannya dengan aspek budaya, sosial, ekonomi, dan lainnya.

Identitas atau jati diri dalam pengertian ini, terlahir sebagai hasil interaksi sosial antarindividu atau antarkelompok, jadi bagaimana identitas itu dirumuskan, bukan diberikan secara natural.

 

Identitas individu adakalanya bersifat alamiah tapi juga bisa melekat karena hasil interaksi dengan individu dan kelompok lain, ada identitas yang berasal dari sebuah interaksi dengan kelompok di luar dirinya, serta jati diri yang secara alamiah menjadi ciri dari kelompok tersebut.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved